Hay sobat selamat datang di web saya. Oke pada kali ini kita akan membahas gimana sih cara budidaya ikan benar?

Oke langsung saja simak dan baca artikel saya dengan seksama tanpa ada yang di skip. Berikut penjelasannya tentang cara budidaya ikan yang betul.

Pengertian Cara Budidaya Ikan

Cara Budidaya Ikan

Budidaya mempunyai arti pemeliharaan. Dalam latar belakang tentang cara budidaya ikan mempunyai arti yakni pekerjaan mempelajari tentang pemeliharaan segala jenis sumber daya perikanan уаng dikerjakan оlеh manusia dalam lingkungan kekuasaan untuk tujuan kesejahteraan manusia.

Membudidayakan ikan juga merupakan bentuk dari cara budidaya ikan perairan yang berfokus dan mengutamakan membudidayakan ikan di ruangan tertutup maupun tangki. pada dasarnya agar menghasilkan bahan makanan, ikan, dan hiburan yang berupa pemancingan.

Dari bebrapa pernyataan di atas termasuk kedalam cara budidaya ikan. Disana kita akan mendapatkan banyak pelajaran.

Ikan mas,salmon,lele, merupakan jenis ikan yang sering diternak oleh masyrakat Indonesia. Terdapat request yang tinggi agar ikan di seluruh dunia sehingga menyebabkan peledakkan ikan pada sektor perikanan tangkap.

Cara budidaya ikan menbutuhkan sumber pengganti penyediaan ikan. Tapi, budidaya ikan pemakan daging tepatnya karnivora semacam salmon tidak mengurangi usaha perikanan tangkap.

Hal itu dikarena nutrisi yang diperlukan ikan salmon tinggi dan seringkali para peternak mengalami sulit dibudidayakan. Sama halnya seperti ikan kecil yang mengandung minyak ikan yang menjadi prioritas utama dalam pengincaran ikan salmon di alam bebas.

Sekarang ilmuwan sudah mengembangkan pakan pengganti berbahan dasar tumbuhan sebagai budi daya ikan karnivora.

Menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian, jumlah ikan yang dibudidayakan secara umum saat tahun 2008 menggapai 33,8 juta ton dengan nilai mencapai US$60 miliar.

Dеngаn batasan dі atas, ѕеbetulnya cakupan budidaya perairan ѕаngаt luas. Tapi penguasaan teknologi membatasi perdangan tertentu уаng dараt diterapkan.
Sebuah cara budidaya ikan bisa dilakukan dan dipelajari dі ѕеluruh daerah perairan termasuk dі air tawar ataupun dі air laut (air asin) dan dі air payau, уаng dicocokan dеngаn jenis kehidupan  biota уаng ingin dibudidayakan.
Jika kalian ingin mempelajari cara budidaya ikan,kalain harus tau apa yang harus dimiliki memiliki wadah berupa kolam, waduk, rakit gantung tambak, dan perairan lainya.

Pembagian Pada Kegiatan Cara Budidaya Ikan

Cara Budidaya Ikan

  • Pembenihan

Yaitu pembesaran atau sebuah kegiatan pemeliharaan yang bertujuan agar mendapatkan benih. Selanjutnya benih yang dihasilkan berfingsi sebagai komponen input bagi kegiatan pembesaran. Pada tahap ini akan menentukan tahap kegiatan selanjutnya.

  • Pemeliharaan Induk

Pemeliharaan induk bertujuan agar menumbuhkan dan mematangkan sel telur dan sperma. Penumbuhan dan pematangan ikan bisa dikejar melewati pendekatan lingkungan pakan dan hormonal.

Pada pendekatan lingkungan media hidup dibuat semaksimal mungkin sampai nafsu makan biota budidaya tinggi didalam wadah pemeliharaan. Pakan yang diberikan kepada induk mempunyai kualitas yang baik terutama kandungan asam amino (protein, asam lemak, karbohidrat, mineral dan jumlah dan rasio yang sesuai).

  • Pemijahan Induk

Ialah proses pembuahan telur oleh sperma. Pemijahan dilakukan apabila induk yang sudah matang pada kelenjar reproduksinya. Proses pemijahan bisa berlangsung secara natural dan bantuan.

Oleh sebab itu masing-masing dari 2 hal itu disebut pemijahan natural dan pemijahan buatan. Dalam pemijahan secara natural, telur akan dibuahi oleh sperma didalam air setelah sel telur dikeluarkan oleh induk betina.

Proses ini biasanya diawali oleh kegiatan percumbuan oleh kedua induk tersebut. Pada pemijahan buatan, pembuahan telur oleh sperma akan dibantu oleh manusia. Telur akan dikeluarkan secara paksa keluar dari tubuh induk betina.

Pemijahan akan berlangsung usai melalui proses perangsangan. Perangsangan pada pemijahan bisa dilakukan dengan mengatur lingkungan dan pemberian hormon.

  • Penetasan telur

Penetasan telur mempunyai tujuan agar mendapatkan larva, oleh karena itu telur hasil pemijahan akan diambil dari bak. Lalu pemijahan akan dilalukakan  di inkubasi dalam media penetasan dalam wadah khusus,wadah tersebut disebut dengan wadah penetasan.

  • Pemeliharaan Larva Dan Benih

Pemeliharaan larva ialah sebuah aktifitas yang akan sangat menentukan keberhasilan suatu pembenihan. Hal ini diakibatkan karena sifat pada larva yang merupakan stadia paling kritis,dalam siklus hidup biota budidaya.

Hal ini menyebabkan pemeliharaan larva ialah kegiatan yang sangat sulit.

Persiapan wadah dengan cara :

  1. Pengeringan

Hal ini bertujuan agar hama dan penyakit terbasmi, mencegah dari senyawa atau gas-gas beracun, dan untuk mengistirahatkan lahan. Proses pengeringan di dasar kolam dilaksanakan selama 3 – 7 hari, begantung pada kondisi dan cuaca dan keadaan tanah.

Kolam yang sudah kering ditandai dengan tanah yang retak retak.

  1. Pengolahan Dasar Kolam

tujuan dari pengolahan dasar kolam agar tanah menjadi gembur, hal ini bermanfaat supaya proses pengudaraan dalam tanah berlangsung sempurna, mempercepat berlangsungnya proses penguraian senyawa-senyawa organik dalam tanah, dan membuang gas-gas beracun supaya terlepas ke udara.

  1. Pengangkatan Lumpur

Hal yang sebaiknya diangkat dan dibuang ialah tanah dasar kolam yang berlumpur, berbau busuk dan menyengat, serta berwarna hitam pekat. Alasan pengangkatan karena tiap tanah yang demikian itu sudah sangat asam.

Lapisan tanah dasar kolam yang berwarna hitam tersebut dicangkul sedalam 5 – 10 cm, setelah itu angkat dan pindahkan ke luar kolam.

  1. Perbaikan Pematang Dan Saluran Air

Hal ini perlu dilakukan jika ada yang rusak dan mencegah kebocoran pematang. Perbaikan pematang yang bocor dilakukan dengan menyumbat atau menapmal bagian yang bocor dengan tanah atau dengan ijuk.

Sementara itu, perbaikan saluran dilakukan supaya pemasukan air berjalan dengan lancar. Biasanya perbaikan akan dilakukan ketika pengeringan kolam atau bersamaan dengan pengangkatan lumpur.

  1. Pengkapuran

Tujuan utama pada pengkapuran ialah sebagai pembunuhan hama, parasit, dan penyakit ikan. Dolomit atau (CaCO3) merupakan jenis kapur yang digunakan untuk pengkapuran.

Pemberian kapurnya dilakukan dengan cara menyebarkannya secara merata di permukaan tanah dasar kolam. Setelah pengkapuran selesai, balikkann tanah dasr kolam dengan cangkul.

Gunakan kapur sekitar 50 hingga 200 gram/m2, tergantung kondisi pH tanah. pH tanah yang rendah akan memakan banyak kapur begitu pula sebaliknya.

  1. Pemupukan

Berguna untuk menyiapkan media tempat tumbuh pakan natural dan unsur hara untuk plankton yang menjadi pakan bagi ikan lele. Pupuk yang sering digunakan terdiri dari kotoran yang sudah kering dari ternak besar bisa dikatakan pupuk kompos.

  1. Pengisian Air Kolam

Dilakukan apabila kegiatan pengapuran dan pemupukan telah usai. Pengisian air kolam dilaksanakn dengan ketinggian air mencapai 40 – 60 cm dari dasar kolam. Saat penebaran benih ikan, air kolam tetap dipertahankan pada ketinggian semula dikarenakan ukuran benih masih kecil.

  • Kultur pakan alami

Pakan alami (live food) merupakan salah satu jenis pakan yang digunakan dalam bidang akuakultur. Selain pakan alami dalam akuakultur dikenal pakan buatan dan pakan tambahan. Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan membeli mesin cetak pelet apung

Oke tadi itu merupakan pembagian dari kegiatan cara budidaya ikan. Setelah mempelajari hal tadi kita juga ikan apa yang bisa dimasukkan ke pembelajaran cara budidaya ikan.

Jenis Ikan Yang DiBudidayakan

  • Ikan Air Tawar

Ikan yang menjadi komoditas perikanan utama tanah air ialah ikan air tawar. Di Indonesia sendiri budidaya ikan air tawar yang populer dipegang oleh ikan gurami, ikan mas, ikan lele, ikan patin, dan ikan nila.

Kelima jenis ikan air tawar tersebut memberi lebih dari 80% dari total produksi budidaya ikan air tawar. Berikut ini merupakan profil ikan air tawar yang paling populer dan banyak memiliki peminat.

  • Ikan Gurame

Pada umumnya ikan ini dipelihara dalam akuarium sebagai ikan hias. Tapi, di Asia Tenggara dan Asia Tengah, ikan ini menjadi ikan konsumsi yang disukai.

Di daerah Cianjur, Jawa Barat ikan gurami umunya akan dibesarkan sampai berat 3—4 kg. Mereka membudidayakannya di kolam-kolam halaman.

Tapi, proses pembesaran seperti hal tersebut tidak ekonomis kalau dilakukan secara serius. Biasanya ikan gurami dibesarkan hingga ukuran 0,5—1 kg per ekor.

  • Ikan Mas

Dipercaya ikan ini berasal dari Eropa dan Tiongkok lalu datang ke Indonesia. Ikan ini tumbuh menjadi ikan budidaya paling penting.

Pada tahun 1860-an masyarakat di Ciamis, Jawa Barat, telah mempraktikkan pemijahan ikan mas memakai kakaban ijuk. Praktik seperti ini masih diadopsi para peternak ikan hingga sekarang.

Ikan mas cocok dikembangkan di lingkungan tropis layaknya di Indonesia. Suhu ideal untuk pertumbuhannya antara 23—30 derajat Celsius.

Ikan ini dapat dibudidayakan dalam kolam tanah, kolam air deras, dan jaring terapung. Secara total proses budidaya hingga ukuran siap konsumsi memebutuhkan waktu 4—5 bulan.

  • Ikan Lele

Merupakan jenis ikan air tawar yang cukup terkenal. Ikan ini digemari karena rasa dagingnya lunak, durinya sedikit, dan harganya murah.

Banyak peternak yang meminati untuk membudidayakan ikan ini karena perawatannya mudah dan cepat besar.

Lele juga merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang efektif untuk dibudidayakan. Pebandingan pakan menjadi daging ikan lele bisa mencapai 1:1.

Maksudnya, setiap pemberian pakan sebanyak 1 kg akan menghasilkan 1 kg pertambahan berat lele.

  • Ikan Patin

Saat ini kebutuhan ikan patin untuk dibudidayakan terus meningkat. Sampai-sampai, Indonesia masih mendatangkan ikan patin dari Vietnam untuk penggunaan dalam negeri.

Patin dapat dibesarkan dengan kepadatan 20—30 ekor per meter. Ikan patin tidak mempunyai patokan untuk siap konsumsi. Hal ini sangat berdasarkan selera pasar masing-masing daerah.

Biasanya para pembudidaya membesarkan ikan patin memkan waktu 6 bulan.

  • Ikan Nila

Ikan ini tergolong kedalam ikan air tawar yang mudah dipelihara dan gangguan penyakitnya tidak terlalu banyak. Pembibitan nila bisa dikatakan mudah.

Dari sepasang indukan mampu menghasilkan 250—1.000 butir telur. Waktu persiapan dari telur hingga menjadi benih berukuran 5—8 cm dibutuhkan waktu 60 hari.

Nila merupakan jenis ikan air tawar yang perkembangannya bisa dikatakan cepat. Jenis nila unggul pekembangannya bisa mencapai 4,1 gram dalam sehari.

Pertumbuhan ikan jantan lebih cepat daripada ikan betina. Diperlukan waktu 4—6 bulan untuk membesarkan ikan nila sampai ukuran siap konsumsi.

Ikan Air Asin

  • Kerapu Bebek

Ikan ini merupakan salah satu ikan yang digolong paling sering dibudidayan di indonesia. Harga kerapu bebek di pasar Hong Kong menggapai Rp 3 juta-Rp 4 juta per ekor atau 8x lipatnya dari harga di dalam negeri,” terangnya.

Mengingat harganya yang mahal, ikan kerapu sudah banyak dibudidaya peternak dengan cara di karamba. Sedangkan para eksportir berani membeli ikan kerapu bebek dari karamba seharga Rp 500 ribu per kilogram.

Ikan ini mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi karena rasanya yang enak dibanding jenis ikan lain. Tak heran, para pembeli rela merogoh kocek dalam-dalam agar memiliki ikan ini.

  •  Ikan Kerapu Macan

Ikan kerapu macan mempunyai habitat diperairan dangkal, berterumbu karang dan sekitarnya. Walaupun ada juga ikan kerapu yang hidup di pantai sekitar muara sungai.

Jenis ikan ini tergolong demersal karena menyukai hidup di perairan berterumbu karang, diantaranya celah-celah karang atau di dalam goa didasar perairan.

  • Kerapu Sunu

Kerapu Sunu adalah jenis ikan karang yang umumnya hidup pada kedalaman 3 hingga 300 m dibawah permukaan air laut (Heemstra, 1993). Ikan ini mampu mencapai panjang 50 cm setelah berumur 5 tahun dan digolongkan jenis hermaphrodite protogini.

Ikan betina akan mulai matang telur usai panjang standarnya mencapai 21 cm pada umur 2 tahun, dan ukuran terbesar betina masak telur adalah 47 cm dengan umur 4 tahun.

Cara Membuat Pelet Apung Untuk Makan Ikan

Bahan :

  • Garam mineral
  • Kaldu
  • Tepung (kedel,darah,ikan,daun turi,dedak halus,terigu,tapioka)
  • Vitamin

NB : Tepung darah ialah tepung yang dihhasilkan dari pemotongan hewan.

Cara Membuat :

  • Giling Bahan-Bahan Sampai Halus

Langkah ini penting dilakukan ketika bahan-bahan yang Anda beli belum dihaluskan. Tapi jika Anda membeli bahan-bahan jadi memang sudah dihaluskan.

Untuk Anda yang masih pemula dalam proses pembuatan pelet ikan apung, disarankan untuk anda agar membeli bahan-bahan yang sudah dihaluskan.

Hal ini bertujuan untuk anda tidak terlalu banyak membuang waktu dan tidak membuat kesalahan saat menghaluskan bahan. Yang pastinya akan membuat pelet ikan tidak mengapung sempurna.

  • Tambah Bahan Perekat

Setelah menyediakan bahan-bahan. Anda tidak boleh serta merta mencampurkan semuanya sekaligus, di waktu yang sama.

Agar menciptakan pelet ikan yang padat dan pulen, gunakan mesin pencetak pelet agar mempermudah anda untuk membuat pelet, pertama-tama, tambah bahan yang dapat menjadi perekat, semacam tepung tapioka dengan takaran 10%-20% dari total campuran bahan pembuat pelet ikan apung.

Tepung kanji atau tapioka teksturnya akan berubah layaknya lem sesudah disiram air. Bahan ini harus dimasukkan terlebih dahulu agar bisa lengket ke bahan-bahan lainnya ketika dicampur nanti.

Jika tidak punya tepung tapioka, Anda juga bisa menggantinya dengan tepung gaplek atau tepung onggok.

  • Tambahkan Sumber Protein

Sumber protein dalam bahan-bahan pembuat pelet ikan apung tentu adalah tepung ikan. Tepung ikan sangat kaya akan DHA dan EPA, dan akan meninggikan kualitas ikan yang Anda pancing.

Kadar air rendah dalam proses penggilingan ikan mejadikan tepung ini memliki asam amino esensial lengkap. Anda juga boleh mengganti tepung ikan dengan tepung jeroan atau kepala udang.

  • Masukkan Bahan-Bahan Pelengkap

Selepas itu, masukkan bahan-bahan pelengkap lainnya diawali dari dedak, vitamin (disarankan vitamin B kompleks), dan disusul dengan bahan-bahan lain.

Masukkan secara hati-hati, jangan sampai ada yang tumpah dan merusak adonan. Supaya pelet ikan apung lebih sehat dan bergizi, Anda juga bisa memberi tambahan kalsium karbonat dengan jumlah sekitar 1% – 2 % dari total berat bahan keseluruhan.

Tapi hal ini sifatnya tentatif, karena bahan-bahan lain pun sudah cukup untuk menunjang gizi ikan.

  • Campur Dengan Menggunakan Mesin Pencampur

Supaya membuat pelet ikan apung yang berkualitas, tak dapat dihindari bahwa Anda membutuhkan mesin pencampur.

Ada beberapa tahapan yang waji anda lewati saat menggunakan mesin pencampur untuk membuat pelet ikan. Berikut langkah-langkahnya:

  • Tahap Pencampuran (blending)

Pada tahap ini, semua bahan dipersiapkan masuk ke dalam mesin pencampur.

  • Tahap Penambahan Air

Tahap ini selintas tampak mudah, namun jangan dianggap remeh. Anda harus menyamai air yang ditambahkan hingga kelembapan adonan menjadi merata dan cukup.

Jika air kurang atau terlalu banyak, adonan tidak akan mennjadi sempurna dan menjadikan pelet ikan tidak akan bisa mengapung dengan mudah.

  • Tahap Cetak/Ekstrusi

Setelah memastikan bahwa adonan telah pulen dan juga cukup lembab. Sekarang anda akan memasuki tahap cetak atau ekstrusi. Adonan yang dimasukkan ke dalam mesin dicetak menjadi pelet-pelet ikan dengan bentuk dan kandungan yang serupa.

  • Tahap Usai Ekstruksi

Setelah pelet ikan dicetak, maka pelet-pelet ikan tersebut harus dimasukkan ke dalam pengering yang tersedia pada mesin pencampur. Proses pengeringan ini sangat berpengaruh kepada pengapungan pelet ikan.

Pelet ikan yang kering akan mejadi ringan dan tentunya mudah mengapung.

  •  Kemas dengan Baik

Anda dapat menjualkembali pelet-pelet ikan apung yang sudah Anda produksi. Mengingat usaha ternak ikan adalah usaha yang tak pernah bangkrut, maka pelet ikan pun akan selalu diminati.

Tentu saja pelet ikan apung yang sudah jelas lebih ramah lingkungan dan lebih sehat bagi ikan.Oleh karena itu, jangan lupa mengemas pelet ikan apung setelah Anda membuatnya.

Tidak perlu membeli kemasan yang mahal. Plastik pun bisa untuk mengemasi pelet ikan apung yang sudah Anda produksi. Meski demikian, pastikan Anda merekatkan plastik pembungkus dengan rapi, agar pelet ikan apung menjadi terlihat rapi dan juga tahan lama.

Oke sob itu saja dari saya ppada artikel ini semoga bermanfaat. Sampai jumpa.