Sini Bermain Dan Belajar Cara Membuat Mainan Tradisional Sekalian Mengenang Permainannya

Cara Membuat Mainan Tradisional

Selamat di website saya pada kali ini kita akan membahas tentang cara membuat mainan tradisional. Eits, tidak berhenti disitu saya juga akan mengajak sobat semua untuk mengingat permainan ini sekalian nostalgia.

Yah bagi kita yang bukan kelahiran anak gorengan (kelahiran 2003 kebawah) cuma bisa nostalgia karena adanya perkembangan zaman. Perkembanagn ini juga diikuti dengan perkembangan teknologi secara tidak langsung menggeser keberadaan permainan tradisional. Okelah langsung kemateri berikut lengkapnya.

Permainan Tradsional

Cara Membuat Mainan Tradisional

Saat ini jarang sekali kita melihat anak-anak zaman now bermain permainan tradisional. Lalu apasih yang dimaksud dengan permainanan tradisional dan apa juga yang dimaksud dari kalimat cara membuat mainan tradisional?

Permainan tradisional ialah sebuah kekayaan budaya yang sebaiknya bisa dimaninkan oleh anak zaman sekarang tanpa harus ada gadget. Namun hal ini tergeser dengan akibat dari berbagai permainan yang bisa diunduh secara online di komputer atau gadget.

Mainan tradisional sebenarnya lebih mendidik dari pada mainan yang dimainkan secara electronic maupun dalam bentuk digital. Karena mainan yang dibuat secera tradsional merupakan sebuah permainan yang akan membuat anak menjadi orang yang aktif kelak saat ia dewasa.

Dari pernyataan diatas pasti akan timbul dibenak anda kenapa mainan tradisonal membuat seseorang akan menjadi orang yang aktif? Karena sebelum bermain kita akan menimbulkan sebuah pola pikir tentang bagaiman cara membuat mainan tradisional tersebut.

Nah dari jawaban diatas mainan tradisonal juga akan membuat sebuah sosialisasi yang tinggi karena dimainkan dengan cara bekerjasama maupun invidu kepada pihak lawan.

Berikut ini merupakan refrensi, cara bermain, manfaat, dan cara membuat mainan tradisional yang menggunaka alat.

Jenis Permainan Tradisonal

  • Gobag Sodor

Merupakan sebuah permainan tradisional yang mengikut sertakan banyak anak. Permainan ini akan dibagi menjadi 2 tim, setiap tim akan berjumlah minimal 3 orang. Dalam permainan ini satu tim akan menjaga dan tim lawan akan menerobos lewat.

Pada permainan ini menganut prinsip makin banyak jumlah orang maka akan semakin seru. Permainan ini akan dimainkan dalam sebuah lapangan yang telah diberi garis kotak – kotak.

Kelompok yang penerobos wajib untuk bermain dan harus bisa melewati kotak – kotak yang telah dibuat, tanpa tersentuh oleh kelompok yang menjadi penjaga. Jika ada 3 orang dalam satu tim maka minimal orang yang harus melewati penjaga ialah 2 orang.

Apabila lebih banyak jumlah orang yang kena sentuh daripada orang yang menerobos maka, tim penerobos akan berjaga dan sebaliknya tim penjaga akan menjadi penerobos. Skor akan dihitung apabila tim penrobos bisa pergi dan kembali lagi ke home-based.

Permainan ini sungguh menyenangkan dan sangat populer. Biasanya zaman dahulu di sore hari anak – anak akan suka berkumpul di sebuah lahan kosong yang tidak berumput dan memainkan permainan ini hingga maghrib menjelang.

Tak hanya menyenangkan tetapi gobag sodor melatih kewaspadaan, kecepatan, adrenalin, serta kebersamaan.

  • Petak Umpet

Permainan ini dimainkan minimal oleh dua orang dan tanpa ada batas maksimal jumlah pemainnya. Satu orang akan berperan sebagai penjaga pos dan setelah itu mencari temannya yang bersembunyi.

Si penjaga akan menghitung sesuai kesepakatan yang ditentukan di awal permainan contoh menghitung dari 1 sampai 20, 30, dan selanjutnya. Setelah hitungan memasuki angka yang telah ditentukan, siap atau tidak si penjaga akan mencari teman – temannya yang bersembunyi.

Orang pertama yang ia temukan, itulah yang nantinya akan menjadi penjaga pos dan menggantikan posisi si penjaga sebagai pencari dan menjaga pos. Selain bisa dimainkan di kebun, anak – anak biasa bermain permainan ini di dalam rumah.

Tidak jarang lemari, kolong tempat tidur, dan kolong meja menjadi sebuah tempat persembunyian. Kalau mainan ini tidak mungkin dong saya bahas cara membuat mainan tradisional petak umpet. wkwkwk

  • Engklek

Permainan yang mengharuskan si pemain untuk melempar koin atau gacuk pada kotak dengan cara berurutan. Pada kotak yang ditandai dengan lemparan gacuk, pemain dilarang menginjaknya.

Pemain wajib melewati kotak dan ketika saat kembali ke garis awal ia harus mengambilnya kembali. Setelah itu dilemparkan kembali pada kotak setelahnya. Pemain akan kalah dan berganti giliran apabila ia melanggar aturan, misalnya gacuk dilempar tidak sesuai kotak, menginjak garis, dan lainnya.

Cara membuat mainan tradisional jenis ini gampang yakni tinggal menggambar kotak – kotak pada tanah dengan ukuran sedikit luas.

  • Dakon Atau Congklak

Sebetulnya permainan ini bukanlah berasal dari Indonesia. Beberapa ahli sejarah mengklaim bahwa dakon ialah sebuah permainan yang dibawa oleh pedagang Arab ke Indonesia.

Ada juga yang mengklaim bahwa congklak berasal dari Mesir dan telah ada sejak 15 abad sebelum masehi. Di Indonesia sendiri, permainan ini banyak dimainkan oleh anak- anak gadis pada zaman dahulu.

Cara memainkan dakon sangatlah mudah. Dakon mempunyai tempat lonjong pipih yang dibuat dari kayu, plastik, hingga logam yang diberi lubang dengan jumlah 12. Lubang tersebut akan diisi dengan kecik.

Kerikil, biji sawo ataupun biji – bijian bisa dijadikan kecik,namun kecik sekarang sudah ada ketika kita membeli congklak. Permainan ini dimainkan dua orang dan dilakukan secara bergantian saat gilirannya tiba.

Cara Memainkannya

Seseorang pemain akan mengambil kecik dari salah satu lubang, selanjutnya itu membagikannya pada setiap – setiap lubang secara satu persatu kecuali lubang “tabungan” milik lawan.

Kecik terakhir yang jatuh pada lubang yang mempunyai isi harus dipungut kembali dan disebarkan secara satu per satu lagi. Apabila jatuh pada lubang kosong maka kecik yang berada di lubang yang berada di sisi berlawanan akan menjadi milik pemain tersebut.

Berikut ini merupakan proses cara membuat mainan tradisional congklak sederhana. Lakukan kegiatan berikut :

Bahan :
  • Kardus bekas
  • 8 gelas plastik minuman kemasan
  • Double tape
  • Pewarna cat air jika ingin mewarnainya
  • Kuas
Cara Membuat Mainan Tradisional Congklak Sederhana
  1. Potong gelas plastik minuman kemasan sampai sepertiga atau seperempat bagian dari bawah sebagai pembentuk lubang papan kecil congklak.
  2. Lubang papan tabungan bisa di dapat dari bagian gelas atas.
  3. Tempelkan semua potongan tersebut menggunakan double tape.
  4. Cat menggunakan kuas untuk daya tarik
  5. Keringkan lalu cokngklak pun bisa dimainkan.
  • Egrang

Egrang ialah rang sebuah alat permainan yang dibuat dari bambu. Cara membuat  mainan tradisonal egrang cukup mudah. Tinggal menggunakan bambu lalu buat pijakannya. Jika egrang telah siap maka mereka akan berkompetisi dengan teman – temannya.

Barangsiapa yang mampu berjalan paling cepat di atas egrang maka dialah seorang pemenangnya. Di beberapa daerah, sebagai pemenang egrang ia akan memperoleh perlakuan yang istimewa dari teman – teman yang dikalahkan.

Sampai sekarang egrang belum benar – benar punah, malahan sering dilombakan untuk peringatan kemerdekaan RI.

  • Lompat Tali

Pada permainan ini minimal pemain akan dimainkan oleh tiga orang saja. Dua orang berposisi sebagai pemegang tali dan satu sisanya meloncati tali yang telah dibuat dari karet yang dikait – kaitkan.

Permainan ini dapat dimainkan banyak orang tanpa ada batasan jumlah maksimal. Tinggi tali di mulai dari setinggi lutut, perut, dada, telinga, kepala, tengah merdeka pertama (menaikkan sejengkal tangan di atas kepala) dan merdeka kedua (setinggi tangan menunjuk ke atas).

Untuk memperoleh keseruan, biasanya anak – anak memberikankan gaya setelah melakukan lompatan misalnya berpura – pura menjadi patung. Usai si pelompat terakhir melakukan lompatan, maka patung harus berubah menjadi manusia lagi.

Jika ada yang bergerak sebelum pelompat terakhir melakukan gilirannya, maka dia mati dan harus mendapatkan giliran menjadi pemegang tali.

  • Bola Bekel

Bola bekel dapat dimainkan sendiri atupun bergiliran. Untuk memainkan permainan ini diperkan satu bola karet dan minimal empat kecik yang biasanya terbuat dari logam, plastik, bisa juga batu kerikil yang sesuai keinginan ukurannya.

Cara bermainnya mudah, pantulkan bola bekel dan ambil kecik dimulai secara tahap yakni satu-satu, kemudian dua-dua, dan seterusnya. Setelah itu bolak balik kecik dengan posisi tertentu dan ambil lagi kecik dari satu buah, dua buah, dan selanjutnya.

Pemain harus berhenti apabila melakukan pelanggaran. Semisal pelanggaran bola bekel, bola memantul lebih dari satu kali, kecik tidak terangkat, salah pemposisikan kecik, dan salah dalam urutan pengambilan kecik, serta kecik tersenggol saat mengambil.

Permainan ini bermanfaat untuk melatih ketangkasan anak dan keterampilannya.

  • Layang – Layang

Ketika saat musim kemarau tiba, anak – anak di desa akan mulai berlomba – lomba membuat layang – layang dan memainkannya di tanah lapang atau persawahan yang kosong pasca panen.

Bahkan saking kreatifnya, jika mereka tidak mempunyai alat dan bahan yang memadai mereka akan membuat dari plastik bekas. Pemandangan ini tentunya sekarang sudah sangat familiar sekali dijumpai terutama di perkotaan.

Sekarang permainan layang – layang banyak ditemui di pantai, terutama di daerah Bali. Layang – layangpun sudah edit dan dibuat sangat cantik dan menarik. Di daerah – daerah pedesaan sudah sangat jarang sekali, walaupun ada tetapi tidak sebanyak zaman dahulu.

Bahkan dahulu, jika ada layangan putus saja anak – anak rela demi mengejar dan menemukannya dan barangsiapa yang mendapatkannya dulu itulah pemilik barunya. Yuk kita bikin layang – layang.

Cara Membuat Mainan Tradisional Layang – Layang

Bahan :
  • 1 potong bambu tipis dengan lebar dengan ukuran 1 cm dan panjang ukuran 80 cm.
  • 1 potong bambu tipis dengan lebar ukuran 1 cm dan panjang ukuran 40 cm.
  • Kertas tissue atau kertas minyak ukuran sesuai dengan ukuran bambu
  • Spidol
  • Pita gulungan sedikit tebal.
  • Tali atau benang
  • Gunting
  • Isolasi
  • Meteran
Langkah-Langkah Cara Membuat Layang – Layang :
  1. Letakkan kedua bambu dengan bentuk menyilang dan titik pertemuan pada
    1/3 dari bambu yang paling panjang.
  2. Rekatkan kedua bambu tersebut dengan memakai tali atau benang.
  3. Ikat dan hubungkan ke empat ujung bambu menggunakan tali atau benang
    hingga berbentuk wajik. Sekarang rangka layang-layang selesai, selanjutnya
    letakkan rangka layang-layang tersebut diatas kertas.
  4. Tandai kertas tersebut menggunakan spidol sampai mengikuti bentuk
    rangka layangan.
  5. Tambahkan ekstra 2.5 cm sebagai garis potongan.
  6. Gunting kertas tadi mengikuti garis potongan, pada bagian kertas kearah belakang, lalu rekatkan pada rangka dengan memakai isolasi.
  7. Untuk sebagai penyeimbang, tambahkan ekor dari tali atau benang sepanjang
    sekitar 1 meter, ikatkan pada bagian bawah layang-layang.
  8. Langkah slanjutnya tambahkan guntingan kertas untuk mempercantik.
  9. Buatlah lubang di tengah-tengah layangan (dekat dengan tempat
    penyilangan bambu rangka) masukkan tali maupun benang layangan ke
    lubang dan ikatkan ke titik persilangan.
  10. Selanjutnya ikatkan ujung yang lain ke ujung bawah rangka layangan ( panjang tali sekitar 90cm)
  11. Layangan pun siap dimainkan tinggak beri tali sebagai pengulurnya.
  • Meriam Bambu

Meriam bambu ialah mainan tradisional yang umumnya dimainkan pada saat bulan Ramadhan (bulan puasa). Mainan meriam bambu sudah mulai sangat jarang dimainkan di perkotaan. Namun di beberapa daerah mainan ini masih populer dimainkan oleh anak-anak terutama pada saat bulan Ramadhan.

Walaupun ada beberapa varian dari bahan yang dipakai saat permainan meriam bambu, jenis meriam bambu yang saat ini kita bahas ialah hanya meriam bambu yang menggunakan bahan bakar minyak tanah.

Cara Membuat Mainan Tradisional Meriam Bambu

Alat :
  • Bambu
  • Gergaji
  • Linggis atau kayu yang ujungnya telah ditajamkan
  • Bor dengan mata 15 mm atau pahat setengah inch untuk membuat lubang
Bambu :
  • Meriam bambu
  • Minyak tanah untuk bahan bakar
  • Corong sebagai alat untuk memasukkan minyak tanah
  • Lampu minyak atau lilin untuk sumber api
  • Bilah pemicu berupa potongan kayu kecil
  • Korek api
Cara Membuat Mainan Tradisional Meriam Bambu :
  1. Pilihlah bembu yang besar serta tebal (umumnya jenis bambu betung) yang mempunyai diameter minimal 10 cm. Sebaiknya dipilih bambu segar (belum lama ditebang) yang agak tua (bambu muda lebih mudah menciut dan berubah bentuk jadi mudah pecah).
  2. Tentukan ruas bambu yang akan dijadikan ujung meriam. Pastikan bagian bambu yang akan dijadikan meriam tidak mempunyai kecacatan seperti berlubang atau pecah.
  3. Potong pada bagian pangkal meriam dengan jarak sekitar 2 cm dari ruas pangkal. Potong bambu sepanjang sekitar 1,5 meter (150 cm).
  4. Pakai linggis atau kayu yang diruncingkan untuk membobol sekat-sekat ruas bambu dimulai dari bagian ujung yang meriam, berikan sisa pada sekat ruas terakhir di pangkal meriam. (Tips: anda dapat menggunakan balok pemukul sebagai pembobol ruas-ruas bambu).
  5. Buat lubang pemicu di permukaan bambu pada jarak sekitar 8 cm dari ruas pangkal meriam. Untuk membuat lubang ini, anda bisa memakai bor (ukuran 15 mm atau lebih) atau secara tradisional memakai gergaji dan pahat 1/5 inch (ukuran antara 15mm x 15 mm atau lebih).
  • Sepak Bola Api

Dari namanya saja sudah tampak sangar ya guys. Eits tunggu dulu permainan ini harus dimainkan dengan hati – hati ya gus bagi kids zaman now. Karena anak zaman dahulu tidak peduli tentang permainan yang mereka mainkan. asalkan mereka happy itu sudah cukup.

Sepaj bola api ini dimainkan layaknya permainan futsal. Namun dimainkan ditanah lapang yang tidak ada benda yang mudah terbakar. Permainan ini juga lebih sering dimainkan oleh santri di pesantren.

Bola yan g dibuat ialah batok kelapa yang disiram minyak tanah dan dibakar. Lalu dimainkan layaknya sepakbola. Disini juga ada kiper lho guys, ini merupakan permainan keren – keren bahaya yah.

Okee guys tadi itu merupakan refrensi dari mainan tradisonal yang sekarang ada yang mulai punah dan ada juga masih dimainkan hingga kini seperti layang – layang.

Nah jadi disini kita seharusnya melestarikan permainan zaman dulu buka sebuah permaian yang berbentuk digital maupun online. Karena permaian yang dimainkan secara tradisonal lebih bermanfaat dari pada permainan modern kini.

Selain itu, kamu juga bisa membuat kerajinan tangan dari barang bekas. Selain untuk melestarikan lingkungan, dengan barang yang sudah tidak terpakai juga bisa menjadi salah satu peluang usaha.

Oke itu saja dari saya semoga bermanfaat bagi anda para pembaca ya. Dan sampai jumpa.