Halo guys selamat datang di website pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara mengusir kecoa. Nah gimana tuh menurut kalian yang belum merdeka dari kecoa.

Pastinya kalian bingung kan dengan kecoa yang ada pada rumah kalian. Mungkin kalian akan berpikir gimana sih cara mengusir kecoa biar dia nggak balik lagi kesini.

Bagi kebanyakan orang juga berpikir bagaimana sih cara mengusir serangga yang satu ini. Disini kita juga akan bahas banyak macam tentang kecoa dan cara mengusir kecoa. Nah oleh karena itu simak artikel berikut.

Kecoa

Cara Mengusir Kecoa

Sebagian dari spesies kecoa mempunyai ukuran sebesar ibu jari manusia. Akan tetapi ada beberapa diantaranya mempunyai ukuran yang lebih besar.

Kecoa terberat di dunia merupakan persilangan dari kecoa raksasa Australia dan kecoa Macropanesthia, yang mampu mencapai ukuran 9 cm (3,5 inci) dan beratnya lebih dari 30 gram (1,1 oz).

Ukuran yang sebanding ialah kecoa yang berasal dari Amerika Tengah Blaberus giganteus. Kecoa ini akan mampu tumbuh dengan panjang yang sama.

Spesies kecoa yang juga besar ialah Megaloblatta longipennis, yang mampu mencapai panjang 97 mm (3,8 inci) dan 45 mm (1,8 inci).  Spesies Amerika Tengah dan Selatan, Megaloblatta blaberoides, mempunyai lebar sayap besar sampai ukuran 185 mm (7,3 inci).

Kecoa merupakan serangga umum yang paling banyak ditemukan. Hanya membutuhkan sedikit adaptasi khusus, dan mungkin termasuk golongan serangga neopteran hidup yang sangat primitif.

Mereka mempunyai kepala yang bisa dikatakan kecil, tubuhnya yang lebar dan rata, serta sebagian besar spesies berwarna coklat kemerahan sampai coklat gelap. Mereka mempunyai mata majemuk yang besar, dua oselus, dan antena panjang yang bersifat lentur.

Mulut mereka terletak pada bagian bawah kepala dan termasuk mandibula yang berguna sebagai mengunyah, kelenjar ludah dan bermacam reseptor sentuh dan perasa.

Tubuh mereka dibagi menjadi tiga segmen toraks serta sepuluh segmen perut. Permukaan luar mempunyai eksoskeleton yang keras yang mengandung kalsium karbonat guna untuk melindungi organ-organ dalam dan memberikan perlekatan pada otot.

Sayap mereka memiliki lapisan semacam lilin tidak tidak mudah terkena air. Sayap-sayap ini juga melekat pada bagian segmen toraks kedua serta ketiga.

The tegmina atau sepasang sayap pertama, yang tangguh dan protektif, berguna untuk perisai di atas sayap belakang membran. Sayap tadi digunakan untuk terbang dan perisai.

Keempat sayap mempunyai percabangan longitudinal bercabang dan multiple cross-vein.

Habitat Dan Lingkungan Hidup

Kecoa mempunyai jumlah yang sangatlah banyak jumlahnya di seluruh dunia dan hidup di bermacam lingkungan, terutama di daerah tropis dan subtropis. Kecoa mampu bertahan pada suhu yang amat dingin dan memungkinkan mereka untuk hidup di Arktik.

Beberapa spesies dari kecoa dapat bertahan dari suhu −188 ° F (−122 ° C) dengan membuat antibeku yang berasal dari gliserol. Di Amerika Utara, 50 jenis spesies yang terpisahkan menjadi lima familia ditemukan pada seluruh benua.

450 spesies didapatkan dari Australia. Hanya kurang lebih sekitar empat spesies yang tersebar luas yang umumnya dianggap sebagai hama. Banyak juga orang beranggapan kecoa merupakan serangga yang harus diusir dan dimusnakan.

Namun setiap keluar pola pikir tersebut mereka akan timbul juga pertanyaan gimana ya cara mengusir kecoa. Ini merupakan pemikiran yang menarik dan lucu juga ya.

Kecoa menempati berrmacam habitat. Banyak yang hidup di selipan daun, di diantara batang-batang tumbuhan yang kusut, di dekat kayu yantg membusuk, ditempat yang berlubang, di rongga-rongga dekat bawah kulit kayu, di bawah tumpukan kayu dan di antara puing-puing.

Beberapa dari mereka tinggal di daerah kering dan sudah mengembangkan mekanisme guna untuk bertahan hidup tanpa akses ke sumber air. Lainnya akuatik, hidup di dekat daerah permukaan badan air, termasuk bromeliad phytotelmata dan menyelam ke air demi mencari makan.

Sebagian besar pernapasan mereka terjadi dengan menusuk permukaan air dengan ujung perut yang berperan sebagai snorkel. Namun dari kecoa beberapa membawa gelembung udara di bawah perisai toraks apabila mereka ingin menyelam.

Ada sebagian jenis kecoa yang tinggal di kanopi hutan di mana mereka mampu menjadi salah satu jenis utama invertebrata yang ada. Di sana mereka mungkin bersembunyi di siang hari.

Tempat mereka bersembunyi didekat celah-celah, di antara daun-daun mati, di sarang burung dan serangga atau di antara epiphytes yang muncul saat malam hari untuk mencari makan.

Reproduksi Dari Kecoa

Kecoa memakai feromon sebagai penarik pasangan dan jenis jantan berlatih guna ritual perkawinan, semacam sikap dan stridulasi. Seperti kebanyakan serangga, pasangan kecoa saling menjauh satu sama lain dengan alat kelamin mereka supaya berkomunikasi dan perkawinan dapat diperpanjang.

Beberapa spesies dikenali partenogenesis, yakni bereproduksi tanpa memerlukan jenis jantan. Kecoa betina terkadang tampak membawa telur pada ujung abdominalnya.

Kecoa Jerman menyimpan sekitar 30 hingga 40 telur yang panjang dan tipis dalam sebuah kasus yang didapat disebut ootheca. Dia menjatuhkan telur-telur tersebut ketika hendak menetas.

Kapsul telur dapat menyita waktu lebih dari lima jam gunannya untuk bertahan dan awalnya memilik warna putih cerah. Telur-telur itu menetas dari tekanan gabungan dari tukik mereka yang mampu menelan udara.

Para tukik sebelumnya ialah nimfa putih cerah dan terus menggelembungkan diri dengan udara. Selanjutnya menjadi lebih keras dan lebih gelap hanya membutuhkan waktu kira – kira empat jam.

Tahap putih ketika mereka hendak menetas dan kemudian saat molting membuat kecoa menjadi albino dengan sekejap. Pengembangan dari telur ke kecoa dewasa memakan waktu tiga hingga empat bulan.

Kecoa mampu hidup sampai satu tahun dan kecoa betina mampu menghasilkan sampai delapan periode pengeluaran telur seumur hidupnya. Pada saat kondisi yang menguntungkan, ia mampu membuahkan 300 sampai 400 anak.

Namun, spesies kecoa lain bisa menghasilkan lebih banyak telur. Dalam beberapa jenis, kecoa betina hanya butuh melakukan sekali perkawinan supaya bisa bertelur selama sisa hidupnya.

Jenis – Jenis Kecoa Yang Ada Di Indonesia:

  • Kecoa Australia

Inilah jenis kecoa yang paling sering menyerbu rumah – rumah kita. Kecoa Australia mempunyai tubuh berwarna coklat muda. Panjangnya sendiri mampu mencapai panjang 27 mm hingga 33 mm.

  • Kecoa Amerika

Jika anda melihat kecoa dengan ukuran besar, maka kemungkinan besar itu bisa jadi itulah jenis kecoa Amerika. Binatang ini mempunyai panjang mulai dari 35 mm sampai 40 mm. Tidak seperti kecoa Australia, jenis ini mempunyai warna tubuh coklat tua kemerahan.

  • Kecoa bergaris coklat

Mempunyai panjang sekitar 10 mm sampai 14 mm, kecoa bergaris coklat memang bisa dikatakan sangat jarang ditemukan di rumah. Kecoa ini mempunyai gambar garis berwarna kuning di sepanjang atau sekujur perut.

  • Kecoa Jerman

Kadang kamu akan menemukan kecoa yang agak sedikit berbeda karena mempunyai warna kuning pada bagian badannya. Itulah yang disebut kecoa Jerman.

Jenis kecoa Jerman dikatakan amat sangat lebih berbahaya dalam menyebarkan penyakit di rumah. Ciri – ciri pada kecoa ini di antara lain mempunyai dua garis melintang berwarna gelap dan panjang kurang lebih 10 mm sampai 15 mm.

Cara Mengusir Kecoa

Ya, banyak orang yang merasa sangat jijik dengan adanya kehadiran kecoa di rumah. Bukan hanya karena bentuknya saja yang mengerikan, namun hewan ini pun memiliki banyak kuman dan bakteri.

Perlu di ketahui bahwa di sekujur badan kecoa banyak tersimpan kandungan kuman, bakteri, kotoran, dan sebagainya. Bahkan pada dalam tubuhnya pun sering dikatakan terkandung cacing halus yang mengandung sangat banyak penyakit.

Selain itu, ada pula hal cukup mengerikan yang perlu kamu tahu tentang kecoa. Ternyata ada 4.000 spesies kecoa di dunia dan ada di untung cuma ada 4 jenis kecoa di Indonesia. Pasti nggak kebayang kan kalau 4.000 jenis ini menyerbu Indonesia.

Bagaimana cara mengusir kecoa yang paling tepat? Simak penjelasan di bawah ini, yuk!

Saya akan memberikan 1 tips yang wajib diikuti yakni

Jangan pernah membunuh kecoa dengan cara menggepengkannya atau memukulnya sampai gepeng. Itu akan mengakibat seluruh racun serta cacing pita di dalam tubuhnya keluar, menempel, lalu akan bertebaran dan menyebar di seluruh penjuru rumah.

Setidaknya akan lebih baik apabila memakai bahan pembasmi kecoa alami dan bahan simpel dan trik lainnya seperti yang berikut ini.

Cara Mengusir Kecoa Dengan Bahan alami

  • Gunakan Daun Salam

Daun alam adalah daun rempah yang mempunyai aroma yang sangat wangi. Itu sebabnya daun salam mempunyai sebutan bay leaf  dan kerap dijadikan campuran berbagai bumbu dasar masakan yang enak dan sedap.

Di sisi lain ternyata kecoa sangat tidak menyukai aroma dari dan salam. Oleh sebab itu, kamu bisa memakainya dan menyebutnya sebagai trik cara mengusir kecoa dari rumah.

Kamu hanya perlu mengambil daun salam yang telah kering, setelah itu remukkan dan tebarkan di tempat tongkrongannya atau sarang kecoa. Jangan lupa menempatkan daun salam di area rumah yang sering dilintasi hewan kecil ini.

  • Gunakan Aroma Bubuk Kopi Segar

Selain punya cita rasa yang enak, bubuk kopi pun mempunyai aroma yang wangi dan menyengat. Kamu yang suka dan menjadi pecinta minuman kopi bisa memanfaatkannya sebagai trik dasar cara mengusir kecoa, lho!

Mudah saja, kamu hanya cuma menaburkan bubuk kopi di ruangan kaya dapur, kamar mandi, atau area lainnya yang sering dilewati kecoa. Ingat, kopi yang dipakai ialah bubuk hitam ya, bukan kopi yang sudah dicampur gula, susu, ataupun krimer. Nanti malah kecoa nya datang terus pada ngopi dong. Wkwkwk.

  • Potongan Mentimun

Trik untuk cara mengusir kecoa lainnya ialah menggunakan timun. Timun yang segar mampu juga menjadi bahan mematikan bagi kecoa lho! Siapkan beberapa buah kaleng bekas dan potongan timun guna membuat perangkap kecoa sederhana.

Bisa dikatakan, aroma timun dan kaleng yang bercampur mampu bereaksi dan membunuh kecoa yang terperangkap dan masuk di dalamnya. Buat beberapa perangkap kecoa ini di daerah sekitar dapur ataupun area luar rumah ya!

  • Perasan Dari Lemon

Minum air jeruk lemon dingin ditambah gula batu benar – benar enak dan seger, nih! Selain enak dan seger diminum, lemon pun sangat ampuh sebagai pembersih berbagai macam kotoran dari alat makan maupun masak.

Tidak hanya itu pula ternyata, lemon juga dapat digunakan sebagai salah satu cara mengusir kecoa dari rumah. Lemon mempunyai kandungan pathogenic alias anti bakteri.

Itu sebabnya, kamu bisa mencampurkan perasan lemon ke dalam air untuk mengepel lantai rumah. Aha, sangat mudah ya!

Cara Mengusir Kecoa Dengan Bahan Simpel

  • Campuran Air Dengan sabun

Gunakan larutan air sabun yang benar-benar encer, setelah itu masukkan ke dalam botol semprot. Cara memakainya, cukup semprotkan larutan tersebut ke dalam tempat yang kira – kira menjadi sarang kecoa.

Kamu juga dapat langsung menyemprotkan larutan tersebut ke tubuh, terutama bagian kepala dan perut kecoa yang sedang lewat. Larutan itu berfungsi sebagai menutup pori tempat bernafasnya kecoa. Hal ini akan membuat kecoa mati dan mudah dibuang ke luar rumah.

  • Campuran Gula serta Borak

Gula pasir juga bisa menjadi salah satu cara mengusir kecoa dari rumah. Akan tetapi, gula hanya dipakai untuk umpan saja. Kamu harus mencampurkan gula dengan sedikit tambahan bahan seperti boraks, soda kue, ataupun butiran sillica gel yang bersifat racun bagi kecoa.

Cara Membuat Racun Keroa dari Gula & Boraks:
  1. Siapkan 1 sendok makan gula serta 3 sendok bahan tambahan.
  2. Campurkan kedua bahan tersebut ke dalam satu wadah
  3. Taburkan campuran gula dan boraks pada sarang kecoa

Pastikan supaya tidak memakai wadah dan pengaduk tersebut lagi karena telah terkontaminasi racun. Supaya tidak melukai tubuh, jangan lupa agar memakai sarung tangan saat menyebar campuran ke sarang.

Campuran gula pasir dengan tiga bahan tersebut ampuh untuk membunuh kecoa dewasa hungga telur kecoa.

  • Pakai Larutan Obat Kumur

Tidak disangka, obat kumur atau sering disebut mouthwash pun dapat dijadikan bahan pengusir kecoa di rumah. Sangat gampang untuk ditemukan di rumah kan ataupun dijumpai diwarung – warung bukan?

Kamu dapat menggunakan mouthwash untuk semprotan insektisida. Cukup dicampurkan menggunakn air di dalam botol semprotan, cairan ini pun siap untuk dipakai.

Selain kecoa, kamu juga dapat memakai semprotan berbahan mouthwash ini sebagai bahan mengusir serangga lain di rumah.

  • Mengusir Kecoa Menggunkan Kapur Barus

Bukan rahasia lagi jika kapur barus sangat ampuh sebagai bahan pengusir kecoa dari tempat-tempat di rumah. Kamu tinggal membeli beberapa bungkus kapur barus dan menebarkannya di tempat yang banyak kecoa.

Kadang kecoa suka menjadi penyusup lemari baju, lemari penyimpanan alat makanan dan memasak, hingga rak buku. Tempatkan saja beberapa butir kapur barus dan ganti jika semuanya sudah menguap.

Pola Hidup Untuk Kecoa Tidak Datang Lagi

Selain cara mengusir kecoa diatas, kita juga harus mengubah pola hidup kita supaya mencegah kembalinya kecoa bersarang di rumah kita. Berikut merupakan pola hidup yang akan kita bahas.

  • Menjaga kebersihan dan kerapihan

Apabila barang yang ada dirumah kita tersusun dan tertata secara rapi serta teratur otomatis akan lebih mudah untuk dibersihkan.

  • Penyimpanan makanan

Simpanlah makanan pada wadah yang tertutup rapat atau di dalam lemari es, hal ini akan menyebabkan aromanya tidak mengundang kecoa dan serangga masuk.

  • Pakailah Tempat Sampai Yang Tertutup

Untuk mengurangi tersebarnya aroma makanan yang mulai membusuk gunakanlah tempat sampah yang tertutup.

  • Membuang Sampah

Buanglah sampah secara berkala serta teratur sebelum pada akhirnya menumpuk dan menyebabkan aroma yang mengundang kecoa, lalat atau hingga tikus dan berberapa serangga lainnya.

  • Tutuplah Sumber Air

Ingat untuk Selalu menutup sumber air seperti saluran air, dan wadah air yang terbuka. Kecoa hanya bisa bertahan hidup selama satu minggu tanpa air.

Jadi kesimpulannya kita sebaiknya mencegah sebelum kecoa masuk ke dalam rumah. Artikel saya pada kali ini hanya memeberi cara untuk mengusir kecoa.

Karena cara ini merupakan bentuk pengusirannya saja bukan pencegahannya. Hal ini layaknya kata pepatah “mencegah leih baik dari pada mengobati”. Jadi sebaiknya kita mengubah pola hidup kalian.

Oke kawan hanya itu saja yang mampu saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan rumah kalian bersih tanpa ada kecoa sedikit pun. Dan sampai jumpa