Yuk Mampir Sebentar Untuk Belajar Cara Ternak Ikan Gurame

Halo boss ku selamat datang di website saya. Pada kali ini saya ingin membahas tentang cara ternak ikan gurame. Semoga artikel saya ini bermanfaat dan kalian pun paham Langsung saja simak berikut penelasannya.

Pengertian Cara Ternak Ikan Gurame

Cara Ternak Ikan Gurame

Ternak ikan atau budidaya ikan merupakan pekerjaan memahami tentang pemeliharaan segala jenis sumber daya perikanan. Hal ini dilakukan оlеh manusia dalam lingkungan kekuasaan untuk tujuan kesejahteraan manusia.

Membudidayakan ikan juga sebagai bentuk dari cara budidaya ikan perairan yang berfokus dan mengutamakan membudidayakan ikan di ruangan tertutup maupun tangki.

Jika kita masuk ke dalam topik pembahasan kita maka cara ternak ikan gurame ialah sebuah pemikiran dalam memahami tentang spesies ikan gurame.

Pemikiran tentang cara ternak ikan gurame merupakan sebuah pemikiran yang dilakukan oleh sebuah pemula maupun pebisnis dalam bidang ini.

Ikan Gurame

Cara Ternak Ikan Gurame

Ikan Gurami (Osphronemus goramy) merupakan sejenis ikan air tawar yang cukup populer dan disukai sebagai ikan konsumsi di asia tenggara maaupun selatan. Selain itu, di negara-negara lainnya gurami juga sering dipelihara di dalam akuarium.

Ikan ini dikenal secara umum dengan nama gurami, ikan ini juga mempunyai beberapa sebutan lokal seperti gurame,grameh,kaloi,ikan kali, dan lain-lain.

Morfologi Ikan Gurame

Gurame mempunyai ciri bentuk fisik yang khas, yakni bentuk badan pipih agak panjang dan lebar. Semua bagian tubuh ditutupi sisik yang kuat dengan tepi agak kasar.

Memiliki mulut kecil, miring atau tidak pas dibawah bibir. Bibir bagian bawah tampak menyembul sedikit dari pada bagian bibir atas.

Secara visual, bentuk gurame dewasa berbeda dibandingkan gurame muda. Dasar perbedaan itu bisa diamati dari ukuran tubuh, warna, bentuk kepala dan dahi.

Dari sikap dan segi warna, gurame muda tampak lebih menarik jika daripada dengan gurame dewasa.

Habitat Dan Manfaat Ikan Gurame

Perairan yang disukai ikan gurami ialah tipe perairan tenang dan dalam semacam rawa, situ, waduk dan danau.Ikan gurami dicukupi dengan alat pernapasan tambahan (labirin) sehingga mampu bertahan dalam kondisi air yang buruk.

Gurame sangat cocok dipelihara pada ketinggian tempat hingga 800 mdpl dan tumbuh sangat baik pada renggang suhu 24-28ºC. Apabila ikan gurame tumbuh dibawah suhu 15 C mengakibatkan pada lambatnya pertumbuhan dan terganggunya sistem reproduksinya.

Ikan gurami memiliki manfaat utama sebagai ikan konsumsi. Dagingnya padat, durinya besar-besar, rasanya lezat dan gurih. Gurami hampir selalu tersedia di restoran, untuk digunakan sebagai macam masakan terutama gurami bakar dan gurami asam-manis. Harganya cukup mahal.

Kandungan Nutrisi Pada Ikan Gurame

Mempunyai kandung :

  • protein sebanyak 18,93%
  • lemak 2,43%
  • vitamin A,B1,B2,dan B3

Cara Ternak Ikan Gurame

Cara ternak ikan gurame atau budidaya ikan gurame yaitu dengan melewati beberapa tahapan. Pada dasarnya budidaya ikan gurame dimulai dari tahap pembibitan, pendederan, dan pembesaran.

Pembibitan ialah kegiatan memperbanyak tanaman atau hewan budidaya yang berasal dari benih agar menghasilkan bibit tanaman atau ternak yang berkualitas.

Tapi pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan informasi sedetail mungkin mengenai cara ternak ikan gurame agar cepat besar, yakni mulai dari seleksi indukan sampai cara memanen ikan yang baik.

Tahapan Cara Ternak Ikan Gurame

 A. Seleksi Induk

Tahapan awal yang perlu dilakukan dalam ternak ikan gurame adalah memilih indukan ikan yang siap di kembangbiakkan. Indukan gurame yang siap di kembangbiakkan ialah apabila telah memasuki umur 3 hinga 7 tahun.

Cara Membedakan Induk Jantan Dan Betina
Ciri-ciri Induk Betina Ikan Gurame :
  • Warna badan agak terang.
  • Perut membulat.
  • Dasar sirip dada mempunyai warna gelap maupun kehitaman.
  • Badan agak Panjang.
  • Didahi tidak ada tonjolan/cula.
Ciri-ciri Induk Jantan Ikan Gurame :
  • Pada dahi mempunyai tonjolan/cula.
  • Warna badan lebih gelap dan sedikit pucat.
  • Gerakan lebih lincah.
  • Perut berdekatan anus.
Ciri Induk Ikan Gurame Siap Dipijahkan:
  • Pembesaran perut kearah belakang.
  • Anus terlihat putih kemerahan.
  • Perut berasa lebih lembek apabila diraba.

 B. Persiapan Kolam Pemijahan

  • Melakukan pengeringan dan pembersihan dasar kolam (baik jenis kolam konvensional ataupun terpal)
  • Pengisian air kolam
  • Pemasangan sarang (sosog) dan menyiapkan bahan pembuat sarang.

 C. Proses Pemijahan Ikan Gurame

Berikut ialah  cara mengawinkan ikan gurami atau yang biasa disebut dengan proses pemijahan:

  1. Masukkan induk gurame yang telah lolos seleksi kedalam kolam pemijahan.
  2. Jumlah ikan gurami jantan dan betina mempunyai perbanding 1:3.
  3. Secara natural, induk jantan akan membuat sarang memakai material yang sudah disiapkan. Pembuatan sarang berlangsung selama 15 hari.
  4. Usai sarang siap, maka indukan jantan akan mengajak indukan betina untuk melakukan pemijahan disarang yang sudah dibuat.
  5. Setelah pemijahan usai dilakukan, induk betina menutup lubang sarang memakai ijuk atau rumputan kering.
  6. Induk betina memiliki tugas menjaga anaknya dengan mengipas-ngipaskankan siripnya kearah sarang. Dengan tujuan mampu meningkatkan kadar oksigen yang larut didalam air agar membantu menetaskan telur ikan gurame.
  7. Indukan jantan akan kembali membuat sarang untuk melakukan pemijahan dengan betina lainnya.

 D. Penanganan Telur Gurame

Langkah Selanjutnya dalam ternak ikan gurame adalah penanganan telur. Cara agar mengenali telur ikan yang siap untuk dinetaskan adalah adanya ciri bau amis dan adanya minyak tepat di atas sarang pemijahan.

Metode Penanganan Telur Ikan Gurame:
  • Pungut sarang yang ada isi telurnya lalu masukkan pada ember berisi air dan disimpan.
  • Bersihkan telur yang tersisa memakai skop jaring atau yang biasa dikenal dangan serok.
  • Pisahkan antara telur dengan sarangnya, selanjutnya masukkan kedalam ember yang berbeda.
  • Cuci telur sampai bersih.
  • Ketika sedang mencuci, tambahkan Suplemen Cair Organik spesialis Kolam Tambak & Keramba agar mencegah serangan virus dan penyakit.
  • Masukkan telur yang sudah dicuci kedalam bak penetasan yang sudah dipasangi seresi dan hitter.

 D. Perawatan Dan Penetasan

Telur akan menetas pada hari ke 2-3 usai pemijahan. Pastikan telur menetas pada air yang bersih dan suhu air stabil antara 27-28C.

Diamkan benih ikan gurame berada pada bak penetasan sampai berumur 10 hari. Apabila benih berumur 11 hari, pindahkan kedalam bak pendederan pertama.

 E. Persiapan Bak Pendederan

Buatlah bak pendederan berukuran 2,5 m x 4,5 m. Isi bak pendederan dengan Daphnia yang memiliki fungsi sebagai pakan alami ikan gurame. Bak ini mempunyai daya tampung hingga 2000 ekor benih ikan.

 F. Pendederan Ikan Gurame

Dalam ternak ikan gurame, tahapan pendederan wajib dilaksanakan ketika bak pendederan sudah siap. Apabila bak pendederan sudah siap, masukan ikan kedalam bak khusus pendederan.

Sesudah ikan berada dikolam pendederan selama 14 hari yang diberi pakan ikan gurame alami yaitu Daphnia. Setelah itu pindahkan ikan kedalam kolam utama.

  G. Persiapan Kolam Ikan Gurame

Cara Ternak Ikan Gurame

Pemindahan ikan dari bak pendederan ke kolam harus dilaksanakan saat pagi hari, mulai dari pukul 07.00-09.00. Tindakan ini bertujuan agar mengurangi stress pada ikan.

Sebelum melakukan pemindahan, tentu  harus ada persiapan kolamnya terlebih dahulu.

Berikut tahap persiapan kolam ikan:
  1. Bersihkan kolam setelah itu dikeringkan.
  2. Laksanakan persiapan dasar kolam. Untuk kolam tanah, cangkuli tanah agar mempercepat proses dekomposisi.
  3. Perbaiki saluran keluar masuk air kolam dengan dipasangkan filter/saringan di pintu saluran masuk air. Hal ini berfungsi untuk melancarkan sirkulasi air dan meminimalisir serangan virus penyakit.
  4. Lakukan pengapuran kolam memakai kapur dolomit. Tujuannya untuk PH air tetap stabil saat diisi air.
  5. Lakukan Pemupukan dasar kolam memakai pupuk kandang. Tindakan ini berguna supaya menyediakan pupuk alami.
  6. Tambahkan Bio-Organik stimulant yang terbuat dari bakteri penunjang. Ini sangat berguna agar menumbuhakan plankton yang berguna sebagai pakan ikan gurame alami selama berada dikolam.

H. Pemindahan Benih Ikan Gurame

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya peindahan benih ikan gurame dilakukan saat pagi hari antara jam 07.00-09.00. Alat yang diperlukan ialah skop jaring atau serok dan wadah yang berisi air.

  • Langkah Pemindahan Benih Ikan Gurame:
  1. Keluarkan air dari dalam bak pendederan secara sedikit sedikit.
  2. Tangkap ikan memakai serok secara perlahan dan hati-hati.
  3. Benih ikan disimpan kedalam wadah, setelah itu baru masukkan ikan ke kolam utama.

 I. Pembesaran Ikan Gurame

Tahap pembesaran pada ternak ikan gurame dilaksanakan pada kolam utama. Ukuran luas kolam berbeda-beda, sesuai dengan tipe kolamnya.

Bagi kolam tanah, luasan yang optimal adalah 200 m2 dengan kedalaman sekitar 1 m. Ukuran kolam ini layak dikatakan optimum dipakai sampai masa penen tiba.

  • Perhitungan Ikan Gurame Berdasarkan Koefisien Konversi.

Menurut hasil penghitungan, apabila ikan yang dipelihara seberat 200-250 grm/ekor serta ditebar dengan kepadatan benih 1 hingga 2 kg/m2. Usai memasuki umur siap panen dengan berat 500-700 gram/ekor, kondisi kolam tak akan mengalami kepadatan yang berlebihan.

Evektifitas pembesaran ikan gurame mampu dianalisis berdasarkan koefisien konversi berat. Maksudnya, koefisien konversi berat bisa dihitung perbandingan antara 1 kg daging ikan dengan kebutuhan pakan ikan gurame.

Contohnya: Agar menambah berat 1 kg daging ikan diperlukan 2 kg pakan ikan gurame. Jadi, koefisien konversi berat pakan ikan gurame adalah 1 banding 2 (1/2). Jika dikali 100%, maka didapatkan nilai efisiensi konversi berat.

Walaupun begitu, perlu diperkirakan bahwa dibutuhkan adanya keseimbangan antara energi dan protein dalam laju pertumbuhan.

Jika kebutuhan energi pada ikan kurang, maka protein akan dipecah sebagai sumber energi. Pemakaian sebagian protein sebagai sumber energi mengakibatkan pertumbuhan ikan terhambat, karena protein berperan dalam pembuatan sel baru.

Jumlah energi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan ikan sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti golongan spesies, umur, komposisi ransum, tingkat reproduksi dan tingkat metabolisme standar pada ikan.

Cara Mengetahui Berat Total Ikan.

Sebelum mempelajari cara ternak ikan gurame, anda perlu mengenali tentang berat total atau berat biomassa ikan. Pengambilan sample dilaksanakan setiap 4 minggu sekali untuk memperolehkan hasil kalibrasi berat tubuh ikan yang sebenarnya.

Dengan cara mengambil sample ikan secara random. selanjunya melakukan penimbangan berat, baru lakukan perhitungan.

Contoh: kolam seluas 30 m2  berisi 300 ekor ikan gurami dengan berat rata-rata 100 g/ekor. Jadi bisa didapatkan berat total atau berat biomassa: 300 ekorx100 g= 30.000 g (30 kg).

Apabila kebutuhan pakan ikan gurame setiap harinya ±3% dari berat tubuh, maka keperluan pakan ikan gurame perhari= 3% x 30 kg = 0,9 kg. Seandainya lama budidayanya adalah 1 bulan, maka pakan ikan gurame yang dipelukan adalah 30 hari x 0,9 kg = 27 kg.

Lokasi Dalam Ternak Ikan Gurame

Pembelajaran tentang cara ternak ikan gurame memang bisa dilakukan di berbagai tempat. Tetapi, untuk hasil yang maksimal kita harus mengetahui syarat lokasi dalam budidaya ikan gurame.

Syarat Lokasi Ternak Ikan Gurame :

  • Kualitas air harus memadai, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan beracun ataupun limbah pabrik.
  • Suhu air stabil yakni antara 24-30ºC.
  • Kandungan oksigen terlarut paling tidak 2 mg/L.
  • Ketinggian lokasi kisaran 50-400 m dpl.
  • Nilai derajat keasaman (pH) perairan sekitar antara 7-8.

Berikut merupakan tambahan dari ternak ikan di kolam tanah.

Tambahan Yang Diperhatikan

  • Tekstur tanah liat maupun lempung berpasir dan tidak porous. Hal ini diperlukannkan agar kolam mampu menahan massa air yang besar.
  • Kemiringan tanah sekitar antara 3-5%. Berfungsi untuk mempermudahkan pengairan secara gravitasi.
  • Kedalaman kolam antara 100-120 cm dengan model air mengalir yang baik demi pertumbuhan dan perkembangan fisik Ikan.

Tahapan Perawatan Kolam Ikan Gurame

1. Masukkan Enceng Gondok

Dalam pembelajaran kita yakni cara ternak ikan gurame, kita harus mengetahui suhu matahari sangat berpengaruh untuk perkembangan ikan. Salah satu cara mengurangi teriknya sinar matahari ialah dengan menggunakan enceng gondok.

Eceng gondok mengambang dipermukaan air, yang membuatnya berfungsi sebagai peneduh/penutup permukaan air ketika terik panas sinar matahari. Selepas itu, eceng gondok bisa dijadikan sebagai rumah tempat bersarang bagi ikan dan sebagai tempat berkembang biak.

2. Tanam Pohon Disekitar Kolam Gurame

Selain eceng gondok, anda harus menanam pohon disekitar kolam. Fungsinnya sebagai filter cahaya matahari supaya tidak langsung mengenai kolam.

Tetapi, perlu Anda ketahui bahwa pohon peneduh kolam tidak boleh menutupi semua kolam. Hal ini berguna supaya kelembaban nya tidak terlalu tinggi dan malah berdampak buruk kepada pertumbuhan dan perkembangan ikan.

3. Bersihkan Kolam

Membersihkan kolam ikan merupakan salah satu faktor penting dalam pembelajaran kita tentang cara ternak ikan gurame. Pada dasarnya, cara membersihkan kolam ikan memakai teknik peyiponan.

Maksud dari penyiponan ialah suatu teknik pembersihan kolam yang dilakukan dengan menyedot dan membuang kotoran/sisa pakan ikan gurame. Penyiponan adalah salah satu kunci dalam ternak ikan gurame dengan kolam terpal.

Penyiponan kolam terpal bisa dilakukan dengan sederhana. Contoh dengan membuat alat sipon sederhana memakai selang air dengan sambungan pipa paralon T atau sambungan T pada ujung selang. Pipa paralon yang tersambung tersebut kemudian diberi lubang.

Cara kerja sipon ini sama dengan cara kerja pada mesin penyedot debu. Penyiponan berfungsi suapaya menjaga kebersihan sdan kesehatan air pada kolam terpal. Penyiponan juga membantu kolam terpal tetap ideal bagi peternak ikan gurame

Pakan Ikan Gurame

Ikan gurame merupakan golongan hewan omnivora yang cenderung herbivora. Pada fase larva, makanan alami gurame ialah cacing sutera, rotifer, dan infusaria.

Sesudah berumur beberapa hari, benih gurame lebih menyenangi larva insekta, krustacea dan zooplankton. Usai beberapa bulan barulah pakan ikan gurame bisa diganti berupa tumbuhan air lunak, dedaunan semacam daun talas, daun papaya, daun singkong, dll.

Jika kebutuhan pakan ikan gurame tidak mencukupi, ikan gurame dapat memakan bahan organik yang ada didasar perairan. Jika ingin memberi pakan ikan gurame tambahan dalam ternak ikan gurame, bisa diberi dedak, ampas tahu dan bungkil kedelai.

Bagi pakan ikan gurame alternatif boleh ditambahkan rayap untuk gurame muda dan induk.

Tips Supaya Ikan Gurame Tahan Terhadap Hama dan Penyakit

Selain memperhatikan pakan ikan gurame sesuai dengan takaran yang biasa anda lakukan, anda juga sangat nutuh melakukan pemeliharaan. Tindakan ini diperlukan agar ikan gurame tahan terhadap hama dan penyakit.

Salah satu poin penting yang perlu diperhatikan dalam kegiatan budidaya ikan gurame ialah kondisi kolam. Kondisi kolam yang buruk mampu menyebabkan ikan mudah terserang penyakit.

Anda juga mebutuhkan penambahan bakteri pendukung dalam kolam. Bakteri ini berfungsi sebagai pengurai/decomposer, fermentator dan katalisator.

Bakteri-bakteri yang mempunyai kemampuan tersebut yakni adalah Bacillus brevis, Bacillus pumilus, Bacillus mycoides, Pseudomonas alcaligenes dan Micrococcus roseus.

Penambahan bakteri pendukung dalam ternak ikan gurame berperan penting dalam mempercepat pertumbuhan, karena dapat meningkatkan nafsu makan, mendukung proses pencernan, dan mengoptimalkan penyerapan nutrisi pada tubuh.

Oke kawan hanya ini yang saya bisa sampaikan dan semoga bermanfaat. Good luck bagi yang mau mencoba usaha ini