Rumput Pakan Ternak adalah jenis rumput yang bisa digunakan dalam usaha ternak. Memang, makanan yang paling utama dari hewan ternak adalah rumput.

Jika sedang mencari pakan ternak alternatif, maka sebaiknya pilih saja rumput. Sebab, rumput itu bermacam-macam jenisnya. Jadi cocok buat rolling makanan tiap harinya.

Tak dapat dipungkiri, hewan ternak seperti sapi misalnya, adalah komoditas hewan konsumsi paling penting di Indonesia.

Masyarakat Indonesia memang sangat gemar makan “daging sapi” ini. Baik yang asli, maupun sudah diolah jadi bakso, fast food, maupun diawetkan.

Saking besarnya permintaan sapi di Indonesia, sampai-sampai pemerintah suka mengimpor sapi dari luar negeri, terutama Australia. Apakah ini karena peternak sapi lokal gagal memenuhi kuota permintaan sapi? Atau ini menjadi permainan dari pemerintah semata?

Rupanya untuk menjawab pertanyaan tersebut sangat susah. Para peternak sapi pastinya akan menganggap bahwa pemerintah tidak pro terhadap mereka.

Bagaimana bisa membuka keran impor, sedangkan sebenarnya sapi domestlk sudah melimpah.

Tapi percuma juga protes bermacam-macam. Sekarang adalah era perdagangan bebas. Ekspor dan Impor menjadi hal biasa yang tidak bisa dibendung.

Maka untuk para peternak sapi domestik agar sabar dan terus semangat saja dalam menjalani bisnisnya ini.

Salah satu wujud dari perjuangan peternak domestik tentu saja dengan mampu mengolah pakan ternak sapi dan hewan yang lainnya, dengan tepat.

Sebenarnya apa saja jenis rumput untuk pakan ternak? Berikut adalah alternatif rumput yang bisa dipakai:

Daftar Isi

  • 1. Rumput Tutonc
  • 2. Rumput Grinting
  • 3. Rumput Cakar Ayam
  • 4. Rumput Lulangan
  • 5. Rumput Lamuran
  • 6. Rumput Gajah
  • 7. Rumput Ganjuran
  • 8. Rumput-Rumput Gulma
  • 9. Rumput Kolonjono
  • 10. Rumput Raja
  • 11. Rumput Mexicana
  • 12. Rumput Benggala
  • 13. Rumput Australia
  • 14. Rumput Teki
  • 15. Rumput Bermuda
  • 16. Rumput Setaria
  • 17. Rumput Bede
  • 18. Rumput Jarum
  • 19. Rumput Carulang
  • 20. Rumput Liar

Berikut Rumput Ternak yang Baik Untuk Hewan

10 Contoh Hewan Herbivora

1. Rumput Tuton

Tuton adalah jenis rumput untuk pakan ternak. Para peternak pasti sudah tahu khasiat rumput ini yang ampuh untuk melancarkan dan memperbanyak air susu sapi.

2. Rumput Grinting

Sebagai salah satu jenis rumput pakan ternak, rumput Grinting memang baik untuk kesehatan hewan ternak. Membuat nafsu makan selalu tinggi. Membantu pembentukan daging pula.

3. Rumput Cakar Ayam

Rumput untuk pakan ternak ini namanya cakar ayam. Amat baik diberikan pada hewan ternak. Takaran memberi makan rumput ini sebaiknya 2 kali dalam sehari. Sisanya bisa diberikan jenis makanan lain.

4. Rumput Lulangan

Jenis rumput untuk pakan ternak yang bernama lulangan ini begitu baik untuk kesehatan binatang ternak.

Bisa membuat badannya menjadi lebih gempal dan timbangannya selalu bagus, ketika akan dijual kelak.

5. Rumput Lamuran

Selanjutnya, jika sedang mencari rumput untuk pakan ternak bisa pakai jenis rumput lamuran ini.

Harganya cukup terjangkau dan cocok sekali untuk peternakan besar yang ingin menghemat budget.

6. Rumput Gajah

Inilah rumput untuk pakan ternak yang sangat terkenal. Namanya rumput gajah. Sesuai dengan wujudnya yang memang tinggi-tinggi dan besar tanaman rumputnya ini.

7. Rumput Ganjuran

Jenis rumput untuk pakan ternak ini memang namanya ganjuran. Begitu berkhasiat dalam membentuk tubuh binatang ternak, agar segar-segar dan gemuk.

8. Rumput-Rumput Gulma

Rumput gulma adalah jenis rumput untuk pakan ternak yang diambil dari tanaman-tanaman gulma. Biasanya yang begini banyak ditemukan di area persawahan. Jadi para peternak harus ngarit dulu.

9. Rumput Kolonjono

Rumput kolonjono adalah rumput untuk pakan ternak yang begitu digemari sapi dan kambing. Membuat nafsu makan mereka sungguh melejit.

10. Rumput Raja

Rumput raja memiliki nama lain King Grass. Merupakan spesies rumput hibrida yang amat cocok untuk ternak. Rumput untuk pakan ternak ini bisa diberikan kepada semua binatang ternak yang herbivora.

11. Rumput Mexicana

Rumput untuk pakan ternak ini tentu saja berasal dari Meksiko. Sangat digemari binatang ternak. Namun budidayanya agak sulit. Sebab, hanya selama lima kali panen saja, biasanya rumput ini sudah hampir mati.

12. Rumput Benggala

Rumput Benggala berasal dari Afrika. Namun sudah diekspor dan disebar ke seluruh dunia hampir seabad.

Rumput untuk pakan ternak ini juga ditanan secara khusus dan sengaja di Indonesia, sejak lima dekade yang lalu.

13. Rumput Australia

Sesuai dengan namanya, rumput ini memang berasal dari Australia. Bagus sekali sebagai rumput untuk pakan ternak. Membuat badan ternak jadi gendut-gendut.

14. Rumput Teki

Rumput teki amat mudah didapatkan. Sangat dikenal oleh manusia. Dan harganya pun murah. Cocok buat peternakan yang ingin efisiensi dalam pengeluaran uang untuk pakan ternak.

15. Rumput Bermuda

Rumput untuk pakan ternak yang bagus selanjutnya bernama rumput Bermuda. Memang rumput ini punya daun-daun yang seolah muda terus. Binatang ternak amat suka makan ini.

16. Rumput Setaria

Jenis rumput setaria ini juga bagus sekali dijadikan rumput untuk pakan ternak. Meskipun harganya agak mahal, namun akan sebanding dengan hasilnya nanti saat binatang ternaknya dipanen.

17. Rumput Bede

Adapula rumput bede yang juga cocok sebagai rumput untuk pakan ternak. Bisa memperlancar produksi air susu sapi sehingga melimpah saat dipanen.

18. Rumput Jarum

Jenis rumput jarum juga amat baik untuk pertumbuhan binatang ternak. Rumput untuk pakan ternak ini memang sudah amat dikenal baik di kalangan para peternak.

19. Rumput Carulang

Nama rumput carulang sepertinya kurang dikenal masyarakat. Tapi rupanya jenis rumput untuk pakan ternak ini sangatlah ampuh sebagai alternatif pakan ternak, biar badannya gemuk-gemuk.

20. Rumput Liar

Namanya memang rumput liar, ini adalah jenis rumput yang tidak memiliki teknik budidaya khusus. Namun tumbuh secara liar di alam. Rumput untuk pakan ternak ini amat baik sekali dalam menunjang pertumbuhan.

Pengertian Hewan Herbivora

Hewan herbivora adalah kelompok hewan pemakan tumbuhan. Mereka bertahan hidup dengan mengandalkan tumbuh-tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar mereka.

Pada umunya hewan pemakan tumbuhan atau herbivora tidak mempunyai gigi taring yang tajam. Karena giginya yangtidak terlalu tajam memungkinkan mencerna makanannya dengan mudah.

Hewan herbivora tersebar diberbagai belahan dunia. Pada umumnya hewan herbivora hidup di darat.

Hewan herbivora meliputi hewan yang jinak dan mudah untuk dikendalikan, yaitu tidak hewan yang buas.

Hewan herbivora lebih pandai mencari makanan yang tersedia di alam seperti dipadang rumput, hutan, dan semak-semak dan tempat yang banyak tumbuh rerumputan.

Suapaya anda lebih memahami mengenai hewan herbivora, berikut ini adalah contoh hewan herbivora beserta penjelasannya.

10 Contoh Hewan Herbivora

10 Contoh Hewan Herbivora

Berikut ini adalah contoh hewan pemakan tumbuhan (herbivora) dan penjelasannya lengkap :

1.Sapi

Sapi adalah contoh paling mudah dari hewan pemakan tumbuhan (herbivora). Pada umumnya sapi memakan rerumputan dan dedaunan.

Tidak hanya itu, sapi termasukhewan herbivora yang makanan pokoknya tidak bergantung pada rumput. Pada zaman dahulu, sapi seringdimanfaatkan tenaganya untuk transportasai dan untuk membajak sawah.

Namun pada zaman yang semakin mutakhir ini, biasanya sapi banyak dijadikan binatang ternak.

Selain dimanfaatkan karena dagingnya yang mengandung banyak gizi, sapi juga merupakan sumber protein hewani seperti susu sapi yang digunakan untuk memperbaiki nilai gizi pada manusia.

Bahkan kotoran sapi pun juga bermanfaat seperti menyuburkan tanah. Selain menyuburkan tanah, kotoran sapi juga dapat digunakan sebagai bahan bio gas.

2. Kambing 

Hewan Kambing juga merupakan hewan herbivora lainnya, kambing memiliki gigi geraham yang digunakan untuk mengunyah rumput-rumputan.

Kambing berkaki empat yang memungkinkan dirinya untuk berlari yang sangat kencang sehingga dapat menghindar dari serangan binatang buas.

Pada zaman modern seperti ini, kambing sering diakomodasi sebagai hewan ternak. Selain itu daging kambing juga banyak dimanfaatkan untuk barang konsumsi karena mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh manusia.

Pada perkembangannya sampai saat ini terdapat jenis kambing yang biasa disebut kambing etawa yang dapat menghasilkan susu.

Susu kambing etawa memiliki nilai gizi sedikit lebih tinggi dari susu sapi perah, sehingga tidak jarang sering dimanfaatkan sebagai barang konsumsi yang menyehatkan.

1. Gajah

Gajah merupakan hewan menysusi (mamalia) yang mempunyai tubuh yang cukup besar, mempunyai mata yang sipit, telinga yang lebar, serta hidung yang berupa belalai.

Hewan Gajah merupakan hewan herbivora yang dapat kita jumpai diberbagai habitat. Seperti sabana, hutan, gurun, bahkan rawa-rawa.

Gajah betina cenderung hidup dalam kelompok keluarga, yang terdiri dari satu betina dengan anak-anaknya atau beberapa betina yang berhubungan dengan anak-anak mereka.

Kelompok ini dipimpin oleh individu gajah yang disebut nenek gajah yang biasanya merupakan betina tertua.

Gajah memakan tumbuh-tumbuhan yang ada disekitarnya untuk bertahan hidup. Gajah memiliki gigi geraham yang cukup banyak untuk mengunyah makanannya.

Belalai gajah merupakan gabungan hidung dan bibir atas pada gajah. Belalai merupakan organ yang sangat penting bagi gajah, selain memiliki otot yang kuat, belalai juga digunakan gajah untuk membantu melakukan aktifitas seperti makan, minum, dan lain-lain.

3. Rusa 

Rusa biasa disebut menjangan. Sama seperti sapi dan kambing, rusa juga mempunyai gigi geraham yang cukup banyak sehingga memungkinkan untuk mencerna makanan-makanannya yang berupa rerumputan, dedaunan dan tumbuh-tumbuhan hijau.

Rusa cenderung hidup dilingkungan yang dekat air, karena setiap saat mereka membtutuhkan air.

Meskipun demikian rusa memiliki paertahanan hidup tanpa air yang cukup lama. Mereka juga mampu berlari sangat kencang sehingga memungkinkan untuk menghindar dari hewan buas.

4. Jerapah

Jerapah merupakan hewan pemakan tumbuhan yang mempunyai leher yang sangat panjag. Leher yang panjang tersebut memungkinkan jerapah untuk mencari makanan yang berupa dedauan yang berada di pohon yang tinggi.

Tidak hanya itu, leher jerapah yang panjang juga digunakan untuk melawan musuhnya terutama dalam pertarungan jantan melawan jantan yang merebutkan satu betina.

Jerapah memiliki empat kaki yang berkuku sehingga memungkinkan dirinya untuk berlari kencang. Hewan Jerapah ini dinobatkan sebagai hewan tertinggi yang hidup di darat.

Jerapah jantan dapat mencapai tinggi 4,8 sampai 5,5 meter dan memiliki berat yang dapat mencapai 1.360 kilogram. Hewan Jerapah betina biasanya sedikit lebih pendek dan lebih ringan.

5. Badak

Badak adalah satwa yang keberadaanya kian trancam punah. Di Indonesia badak bercula satu hanya terdapat di ujung provinsi Banten yaitu taman marga satwa Ujung Kulon.

Badak merupakan hewan pemakan tumbuhan. Makanan favoritnya adalah buah-buahan dan dedaunan.

Meskipun bukan hewan pemburu, badak dapat membahayakan ketika dia dalam keadaan tertekan. Badak yang bercula memanfaatkan culanya untuk melindungi diri dari serangan musuh.

6. Kuda

Kuda merupakan hewan pemakan tumbuhan. Hewan Kuda banyak dimanfaatkan untuk transportasi tradisional seperti delman dan andong.

Pada zaman dahulu, sebelum adanya mobil dan berbagai transportasi modern seperti sekarang, kuda digunakan sebagai transportasi perang dan pengembaraan.

Hewan Kuda memakan tumbuh-tumbuhan seperti rumput dan dedaunan. Hewan kuda ini memiliki kecepatan lari diatas rata-rata hewan berkaki empat lainnya.

Kuda memiliki gigi geraham yang cukup banyak sehingga memungkinkan untuk mengunyah makanan yang berupa tumbuh-tumbuhan dan dedaunan.

jika anda ingin belajar mengenai cara merawat kuda ,klik disini

7. Anoa

Anoa adalah hewan endemik yang berasal dari sulawesi tenggara. Keberadaan hewan ini terancam punah karena sering diambil kulit, tanduk dan dagingnya. Anoa berhabitat di sabana dan di padang rumput.

Selain itu anoa juga cenderung hidup di daerah yang dekat dengan air seperti rawa-rawa. Mereka juga penghuni hutan yang bertahan hidup dengan berpindah-pindah tempat.

Anoa termasuk hewan pemakan tumbuhan, mereka memakan makanan yang berair seperti tunas-tunas pohon, rumput, pakis, buah-buahan, dan sebagian jenis umbi-umbian. Setiap tahunnya, induk anoa rata-rata hanya melahirkan satu bayi anoa.

Anoa bisa bertahan hidup sekitar 20 tahun hingga 25 tahun, dan sudah mampu kawin serta berkembang biak pada umur 2 tahun sampai 3 tahun. Periode kehamilan terjadi selama 276 hari sampai 315 hari.

Bayi anoa yang dilahirkan induknya hanya satu ekor, dan sangat jarang sekali mereka sampai melahirkan hingga dua ekor bayi anoa.

Saat dilahirkan, bayi anoa memiliki bulu berwarna cokelat keemasan atau kekuningan dan sangat tebal. Warnanya perlahan akan berubah menjadi lebih gelap seiring dengan pertumbuhannya.

8. Tapir 

Tapir adalah hewan pemakan tumbuhan, mereka biasanya memakan dedaunan dan rerumputan yang mengandung air. Mereka bertahan hidup di hutan dan di pinngiran sungai.

Tapir memiliki bentuk tubuh seperti babi, telinga yang mirip badak dan moncongnya yang panjang mirip trenggiling, sementara lenguhannya lebih mirip suara burung daripada binatang mamalia.

Tapir merupakan hewan soliter, yaitu hewan yang hidup menyendiri dan suka bersosialisasi dengan hewan-hawan lainnya. Pada umumnya, hewan ini aktif pada siang hari, dan istirahat pada malam hari.

9. Onta

Onta adalah hewan pemakan tumbuhan yang hidup di padang pasir. Unta mampu hidup tanpa air cukup lama, mereka menyimpan cadangan air dan cadangan makanannya di dalam punuk. Onta memiliki satu punuk dan ada yang memiliki dua punuk.

Onta memi oliki kaki empat yang masing-masing kakinya memiliki kuku. hewan onta banyak ditemukan di daratan Afrika dan dan gurun-gurun di Asia.

Rata-rata umur harapan hidup unta adalah antara 30 sampai 50 tahun. Onta di manfaatkan tenaganya untuk transportasi tradisional, selain itu onta juga diambil susunya yang dinilai mempunyai nutrisi ebih tinggi dari pada susu sapi.

Mengenal Tanaman Rumput Teki

mengenal tanaman rumput teki

Rumput Teki (Cyperus rotundus .L)  atau terkadang disebut Teki, Mota, Koreha wai, Rukut Teki, Rukut Wuta adalah rumput palsu (batang segitiga) yang dapat hidup sepanjang tahun dengan ketinggian 10 sampai dengan 75 cm.

Beberapa negara memberi nama tanaman ini : Musta, Mustaka, Mutha, Mothan, Nagamothan, Xiang Fu, Nutgrass, Tirirca, Tagernut, Hama-Suge, So Ken Chiu, Tage-Tage.

Tanaman ini biasanya tumbuh liar di kebun, ladang ataupun tempat lain dengan ketinggian sampai 1000 m dari permukaan laut.

Tanaman ini mudah dikenali karena bunga-bunganya berwarna hijau kecoklatan, terletak di ujung tangkai dengan tiga tunas helm benang sari berwarna kuning jernih, membentuk bunga-bunga berbulir, mengelompok menjadi satu berupa payung.

Ciri khasnya terletak pada buah-buahnya yang berbentuk kerucut besar pada pangkalnya, kadang-kadang melekuk berwarna coklat, dengan panjang 1,5 – 4,5 cm dengan diameter 5 – 10 mm.

Daunnya berbentuk pita, berwarna mengkilat dan terdiri dari 4-10 helai, terdapat pada pangkal batang membentuk rozel akar, dengan pelepah daun tertutup tanah.

Pada rimpangnya yang sudah tua terdapat banyak tunas yang menjadi umbi berwarna coklat atau hitam. Rasanya sepat kepahit-pahitan dan baunya wangi. Umbi-umbi ini biasanya mengumpul berupa rumpun.

Kandungan Kimia Yang Dimiliki Rumput Teki

Kandungan Kimia Yang Dimiliki Rumput Teki

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa umbi (rimpang) rumput teki ini mengandung alkaloid, glikosida jantung, flavonoid dan minyak menguap sebanyak 0,3-1% yang isinya bervariasi, tergantung daerah asal tumbuhnya.

Akar yang berasal dari Jepang berisi cyperol, cyperene I & II, alfa-cyperone, cyperotundone dan cyperolone, sedangkan yang berasal dari China berisi patchoulenone dan cyperene.

Minyak essensial yang diperoleh dari umbi rumput teki ini mengandung sedikitnya 27 senyawa yang terdiri dari seskuiterpen, hidrokarbon, epokside, keton-keton, monoterpen dan alifatik alkohol serta beberapa senyawa lain  yang belum dapat diidentifikasi