Cara Membuat Gaplek-Singkong, siapa sih yang tidak kenal dengan umbi yang satu ini? Pastinya semua orang kenal dengan tanaman satu ini. Selain memiliki nama-nama lain yang pastinya kalian kenal seperti ubi kayu, ketela pohon.

Tumbuhan yang mempunyai nama latin Manihot Uttilissima ini selain memiliki julukan atau nama alias yang bermacam-macam, umbi ini juga merupakan salah satu bahan pangan alternatif yang sangat potensial untuk dikembangkan secara intensif.

Singkong memiliki potensi sebagai sumber karbohidrat yang penting bagi bahan pangan. Singkong memiliki kandungan karbohidrat sebesar 34,7 gr. Adapun kandungan gizi lain dari singkong adalah energi sebesar 154 kkal, protein 1,2 gr, lemak 0,3 gr, mineral 1,3 gr, air 62,5 gr.

Semakin modern jaman sekarang, olahan singkong tidak begitu-begitu saja. Tidak hanya dijadikan makanan tradisional. Tetapi, telah banyak yang mengkreasikannya menjadi kue atau cake, puding, brownies yang berbahan dasar singkong.

Kali ini saya tidak akan membahas satu-satu mengenai cara membuat olahan-olahan diatas. Tapi kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara membuat gaplek. Sebelum itu sudahkah kalian tahu apa itu gaplek? Yuk langsung saja kita simak..

Cara Membuat Gaplek

Gaplek merupakan bahan makanan yang diolah dari singkong atau ubi ketela pohon. Prosesnyapun sangat mudah, ubi singkong yang telah dipanen kemudian dikupas lalu dikeringkan. Kadar air yang rendah pada singkong memungkinkan gaplek dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa takut dirusak oleh mikroba yang biasanya membuat makanan menjadi busuk.

Gaplek memiliki kelebihan yaitu bahan lokal ini mudah di olah menjadi tepung gaplek, karena mempunyai kandungan pati yang cukup tinggi. Kelemahan dari gaplek salah satunya adalah kerusakan yang sering terjadi pada gaplek paska panen ditandai dengan adanya perubahan dalam gaplek yang mengakibatkan warna coklat kebiruan.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kerusakan gaplek ialah dengan penyimpanan gaplek yang kering, pembuatan gaplek, dan pembuatan tepung gaplek kering. HCN (asam sianida) pada gaplek akan hilang dan tidak berbahaya lagi dengan cara dicuci sampai bersih dan kemudian dikeringkan atau dijemur.

Setelah gaplek kering kemudian bisa ditumbuk menjadi tepung tapioka yang bisa dibuat bermacam-macam kue. Gaplek yang dibuat menjadi tepung tapioka selanjutnya bisa dibuat menjadi nasi tiwul yang gurih. Makanan ini sangat populer di masyarakat yang hidup di Pegunungan Kidul yang memanjang dari Gunung Kidul di Yogyakarta hingga ke kawasan kabupaten Pacitan.

Pada awal mula pembuatan gaplek karena singkong itu kurang begitu awet dan akan sangat sulit untuk dijadikan perbekalan ketika perjalanan jauh. Sebab itulah singkong perlu diolah menjadi bentuk lain yang lebih awet, bisa jadi gaplek, tepung kanji, tepung gaplek, atau olahan singkong lainnya.

Di beberapa daerah di Indonesia sendiri masih ada yang makanan pokoknya adalah singkong. Biasanya masyarakat yang menjadikan singkong sebagai makanan pokok akan mengolahnya menjadi lebih awet. Cara pengolahannya pun masih sangat sederhana, hanya dikupas, dicuci, dibelah, dan dijemur sampai kering, sehingga menjadi gaplek.

Tahapan demi tahapan tersebut itu merupakan gambaran yang sederhana dalam pembuatan gaplek dari singkong yang sangat enak. Nantinya gaplek inilah yang akan diolah kembali menjadi berbagai macam olahan makanan. Ada dua jenis gaplek yang umum di masyarakat. Ada gaplek putih yang diasanya akan ditepungkan lalu dimasak menjadi tiwul. Gatot ialah olahan yang berasal dari gaplek hitam.

Higroskopis merupakan sifat dari tepung gaplek (Manihot Esculenta Crantz) yang memiliki arti mudah menyerap air dari udara sehingga mudah rusak dan menjadi asam. Oleh karena itu, setelah selesai penggilingan tepung tepung gaplek harus segera dikemas dalam kantong plastik dan ditutup rapat, tepung gaplek merupakan salah satu produk olahan dari bahan gaplek dikeringkan kemudian dihaluskan dengan 80 mes.

Tepung gaplek memiliki warna putih kecoklatan dan memiliki aroma yang harum dan khas dari gaplek.Tepung gaplek mempunyai kandungan gizi yang tinggi dan tepung gaplek pun mempunyai kegunaan yang cukup banyak dalam pengolahan makanan seperti halnya tepung terigu, tepung gaplek dapat digunakan pula sebagai bahan utama ataupun bahan campuran dalam pembuatan roti, kue-kue, mie dan makanan bayi ataupun produk olahan makanan lain.

Tepung gaplek merupakan bahan makanan sumber karbohidrat yang cukup baik karena dalam tiap 100 g-nya terkandung karbohidrat sebesar 88,20 g.

Alat yang Digunakan untuk Mengukur Kadar Air pada Cara Membuat Gaplek

Singkong atau ubi kayu (Manihot Uttilissima) merupakan salah satu hasil pertanian yang tidak tahan lama dan mudah rusak. Ubi kayu yang segar hanya dapat tahan disimpan selama kurang lebih 3 hari. Jika disimpan lebih dari 3 hari, ubinya akan berwarna coklat kebiruan. Oleh sebab itu, setelah masa pemanenan ubi kayu harus segera dikonsumsi atau harus diproses lebih lanjut lagi. Untuk mempertahankan daya simpannya, ubi kayu dapat diolah menjadi gaplek, tepung ubi kayu atau tepung tapioka.

Jenis Singkong yang Perlu Diketahui untuk Cara Membuat Gaplek

Jenis Singkong yang Perlu Diketahui

1.    Singkong Manggu

Singkong asal Jawa Barat yang sudah dikenal sejak lama oleh masyarakatnya ialah singkong manggu. Singkong Manggu berukuran kecil dengan hasil panen 75-100 ton/hektar dengan diameter batang 4-5cm. Jenis Singkong yang satu ini yang dapat dikonsumsi karena memiliki rasa yang nikmat, manis dan bisa diolah menjadi aneka macam makanan seperti brownis singkong, keripik singkong, getuk, gaplek, opak, gorengan combro/misro, tape, singkong goreng, singkong bakar, singkong rebus, kerupuk kulit singkong, hingga tepung mocaf. Selain bebas dari racun, singkong manggu juga mudah ditanam, dikupas, dagingnya pun juga empuk dan renyah serta memiliki kadar pati tinggi. Singkong manggu ini dapat dipanen sejak umur 7 bulan dengan hasil rata-rata 5-7 kg umbi per batang.

2.    Singkong Gajah

Persis seperti namanya, singkong asal Kalimantan Timur ini memang memiliki umbi yang besar, yaitu berdiameter 8 cm. Bahkan bisa sampai seukuran paha orang dewasa, dengan hasil panen 150-200 ton/hektar. Singkong yang satu ini dapat dikonsumsi dan memiliki rasa gurih seperti mengandung mentega sehingga dapat diolah menjadi kripik singkong, opak, serta untuk bahan industry, yakni dijadikan tepung hingga bahan baku bioetanol. Keunggulan dari singkong gajah ini memiliki umbi yang berat, mudah ditanam, dapat langsung dikonsumsi sebagai bahan makanan pengganti beras dengan rasa ketan, dan umur panennya 6 hingga 10 bulan dengan hasil panen hingga 80 kg.

3.    Singkong Mentega

Singkong yang memiliki warna kuning ini atau sering disebut dengan singkong mentega. Disebut demikian karena, singkong ini memiliki tekstur lebih kenyal, legit serta warna yang kuning. Hasil masakan yang dibuat dengan singkong ini memiliki warna yang cantik dan menggugah selera. Jenis singkong ini dapat diolah menjadi berbagai macam menu seperti cake singkong, pizza singkong hingga kue mata roda. Selain itu, singkong kuning sering dibuat menjadi tape singkong dengan rasa yang manis dan warna kuning yang cantik. Masa panen singkong mentega ini yakni pada umur 13 bulan.

4.    Singkong Putih

Singkong putih memiliki tekstur lebih keras dan memiliki warna yang putih. Singkong ini cocok untuk aneka resep yang menggunakan teknik rebus, atau kukus seperti kolak singkong, singkong thailand, sup singkong daging, dan lain sebagainya. Singkong putih ini baru bisa dipanen untuk dikonsumsi setelah umur 9 bulan dengan hasil umbi 2-3 kg per batang.

5.    Singkong Mukibat

Mukibat merupakan seorang petani di desa Ngadiluwih, Kediri asal Jawa Timur yang menemukan singkong mukibat. Singkong mukibat ini merupakan hasil dari okulasi atau penyambungan antar batang bukan dengan cara hasil dari benih perkawinan silang. Petani ini pertama kali membudidayakan singkong mukibat dengan cara menyambung singkong biasa dengan singkong karet. Umbi singkong mukibat ini biasanya lebih sering diambil patinya, untuk kemudian diolah menjadi bioetanol, yang merupakan bahan bakar yang berasal dari tanaman. Untuk masa panen singkong mukibat ini yaitu pada umur 13 bulan dan dengan hasil mencapai 50 kg dalam satu pohon batang ubi.

6.    Singkong Emas

Tanaman ini merupakan rekayasa bibit singkong dari Thailand yang dikawinkan dengan singkong karet lokal. Umbi ini pertama kali ditanam oleh petani Bengkulu dan diperkenalkan di Bengkulu. Jika ditanam pada 1 hektar lahan maka umbi ini dapat menghasilkan lebih dari 150 ton sampai 300 ton ubi. Masa panen untuk singkong emas ini yakni pada umur 7 bulan. Pabrik dapat mengolah ubi singkong emas ini menjadi berbagai produk mulai dari tepung terigu, alkohol, minyak kompor, spirtus, bahan pembuat jamu hingga pakan ternak.

Dari bentuknya, gaplek dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu gaplek gelondongan, gaplek rajangan (chips), gaplek irisan (slice) dan gaplek kubus (cubes). Secara umum tahapan pembuatan gaplek adalah sebagai berikut:
  • Kupas ubi kayu lalu cuci dengan air bersih.
  • Belah, iris atau rajang ubi sesuai dengan keinginan

Penggunaan Ubi Kayu untuk Cara Membuat Gaplek

Gaplek dapat dimasak (dikukus) dengan diberi tambahan gula merah dan kelapa parut maupun sesuai dengan selera. Syarat-syarat gaplek yang baik yaitu sebagai berikut :
a. Bisa dalam bentuk gelondongan atau pun belahan yang memanjang (sekitar 3 cm), tepung, atau pellet (panjang (kira-kira 2 cm dan diameter max. 1 cm);
b. Ketika gaplek berwarna putih dalam keadaan kering, maka tidak akan terdapat jamur di gaplek, dan tidak ada kulit ubi yang tertinggal di gaplek;
Adapun untuk pengemasan harus memakai karung goni yang baik (tidak rusak), bersih dan jahitannya pun juga kuat.

Bahan yang Dibutuhkan

  • Dikupas dan dicuci sampai bersih
  • Dibelah sesuai bentuk yang dikehendaki
  • Direndam dalam air garam
  • Dikeringkan/dijemur

Cara Membuat Gaplek Gelondongan

  • Potonglah ubi kayu dengan potongan bagian memanjang dengan menggunakan pisau atau pun alat pemotong lainnya menjadi 3-5 belahan.

Cara Membuat Gaplek Rajangan

  • Potonglah ubi kayu menjadi 2 atau 3 bagian, kemudian potong-potong atau rajang dengan pisau atau alat pemotong (chopper)

Cara Membuat Gaplek Irisan

  • Potonglah ubi kayu dengan irisan yang tipis-tipis dengan menggunakan pisau atau pun alat pengiris khusus (silicer)
  • Gaplek kubus potong-potong ubi kayu dengan mesin khusus menjadi bentuk kubus dengan sisinya 1-2 cm.
  • Rendam ubi kayu dalam larutan garam dapur 8% (0,8 gram garam dalam 1 liter air) selama 15 menit.
  • Jemur hingga kadar airnya mencapai 14% dengan menggunakan alas dan anyaman bambu, plastic, tikar atau lantai jemur.
  • Gaplek dengan bentuk gelondongan, untuk pengeringan dapat dilakukan dengan menggantung belahan-belahan ubi tersebut. Caranya ialah dengan belahan ubi ditusuk dan disusun berjejer dalam satu rentangan tali yang masing-masing ujungnya diikatkan pada tiang.

Cara Membuat Gaplek Tepung dari Ubi Kayu

Bahan yang Dibutuhkan

  1. Dikupas dan dicuci sampai bersih
  2. Dijemur
  3. Ditumbuk
  4. Diayak
  5. Tepung hasil ayak dijemur
  6. Tepung ubi kayu
  7. Alur pembuatan tepung ubi kayu

Cara Membuat Gaplek Tepung dari Ubi Kayu

  • Pertama, kupaslah ubi kayu, kemudian cuci hingga bersih lalu jemur hingga kering.
  • Masukkan ubi kayu kening kedalam lumpang, kemudian tumbuk.
  • Ayak dengan ayakan halus.
  • Sisa pengayakan ditumbuk dan diayak lagi, demikian seterusnya hingga diperoleh tepung halus.
  • Jemur tepung dibawah sinar matahari. Apabila hujan, pengeringan dilakukan di dalam ruangan dengan pemanas buatan, seperti kompor, oven atau lampu petromak.

Cara Membuat Tepung Tapioka

Bahan yang Dibutuhkan

  1. Dikupas dan dicuci sampai bersih
  2. Direndam dalam air garam 8% selama 15 menit
  3. Diparut
  4. Hasil parutan dicampur dengan air diremas-remas
  5. Disaring
  6. Endapan dikeringkan
  7. Endapan yang telah kering digiling
  8. Hasil gilingan disaring
  9. Tepung tapioka

Cara Membuat Tepung Tapioka

  • Kupas ubi kayu lalu cuci hingga bersih.
  • Rendam ubi yang telah dikupas dalam larutan garam dapur 8% (0,8 gram dalam 1 liter air) selama 15 menit atau dalam larutan soda kue (natrium bisulfit) yang biasa dijual ditoko kue. Soda kue yang diperlukan sebanyak 0,04 gram dalam 1 liter air.
  • Kemudian parutlah ubi, setelah itu campurlah hasil parutan dengan air bersih sambil diremas-remas, lalu saring.
  • Endapkan hasil penyaringan untuk memisahkan pati dengan air.
  • Pisahkan air dan endapan dengan cara membuang air yang terdapat diatas endapan.
  • Keringkan endapan atau aci basah lalu giling.
  • Hasil gulingan kemudian disaring untuk mendapatkan tepung tapioca yang halus.

Resep Cara Membuat Gaplek yang Nikmat

Berikut merupakan bahan dan juga cara membuat gaplek singkong di masyarakat.

Cara Membuat Gaplek Singkong

Bahan Membuat Gaplek

  • Ketela yang masih segar dan yang kualitasnya sangat baik.

Alat-alat yang Dibutuhkan untuk Cara Membuat Gaplek

  • Tikar
  • Karung Goni
  • Pisau
  • Ember

Cara Membuat Gaplek Singkong

  1. Yang pertama, Kupaslah singkong terlebih dahulu setelah itu cuci sampai bersih.
  2. Irislah singkong tersebut dengan ukuran yang tidak terlalu panjang, kemudian belah menjadi dua bagian singkongnya.
  3. Taruhlah singkong untuk dijemur di bawah terik sinar matahari selama kurang lebih 2-3 hari biasanya tergantung panas yang ada disekitar lingkuangan. lalu tutuplah singkong tersebut yang sudah dijemur dan kering kemudian tutuplah menggunakan tikar yang bersih selama kurang lebih 1 hari. Tahapan selanjutnya ini bertujuan untuk menghilangkan racun-racun yang berada pada singkong.
  4. Jemur kembali singkong tersebut sampai kering.
  5. Disebut dengan nama gaplek ialah ketika singkong telah kering.
  6. Kemudian masukkanlah gaplek ke dalam karung yang sudah di sediakan dan simpan di tempat yang sangat kering agar kualitasnya baik dan terjaga.

Inilah caranaya membuat gaplek yang cukup sederhana dan mudah dilakukan. Jika telah menjadi gaplek tentu memiliki syarat dan ketentuan agar gaplek tersebut di anggap sebagai kualitas yang terbaik.

Syarat-syarat Cara Membuat Gaplek yang Memiliki Kualitas Baik

  • Pastikan gaplek dalam keadaan benar-benar kering
  • Gaplek memiliki bentuk gelondongan atau belahan memanjang, palet atau tepung
  • Tidak ada kulit yang tertinggal pada gaplek
  • Gaplek tidak berjamur
  • Gaplek yang memiliki warna putih
  • Dan yang terakhir gaplek dikemas dalam wadah yang bersih, tertutup serta baik

Nah, Bagaimana? Tertarik membuat gaplek sendiri? Biasanya selain dibuat menjadi gaplek biasanya juga dibuat menjadi tepung, ada juga olahan singkong lain yang berbentuk tepung, namanya mocaf.

Sekian pembahasan kami tentang cara membuat gaplek, mudah-mudahan menjadi bermanfaat untuk kalian. Selamat mencoba dan terimakasih.