Oke guys pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari secara detail tentang pupuk organik padat yang biasanya cuma dapat pelajaran cuma sekilas. Semoga rasa kepo kalian terobati dengan arikel saya pada kali ini. wkwkwkwkwk.

Pastinya kalau kalian termasuk orang pencinta alam atau pertanian kalain bertanya tanya tentanng pupuk organik padat. Kalau kalian benar benar ingin mempelajarinya kalian baca ya arikel ini tanpa harus ada yang di skip,

Kebiasaan orang akan membacanya di skip karena membosankan padahal ini pelajaran yang berharga dan penting loh. Saya bikin artikel ini sesingkat dan sepadat agar mudah dipahami. Semoga kalian paham ya. Aminnnn

Baiklah kita langsung aja ke topik kita pada kali ini yaitu pupuk organik padat. Seperti biasa kita akan mempelajari tentang pupuk organik padat dan hal yang berkaitan dengan pupuk organik padat. Langsung saja.

Apa Itu Pupuk Organik Padat?

Pupuk padat organik atau pupuk organik pada merupakan pupuk yag berdasarkan dari material makhluk hidup yang bersifat organik serta memiliki bentuk yang padat pada hasil akhirnya.

Pupuk organik juga salah satu pendukung terbentuknnya pertanian organik. Pada dasarnya pertanian organik mempunya dua arti yaitu pertanian organik dalam arti khusus dan pertanian organik dalam arti umum.

Dalam pengertian khusus, pertanian organik merupakan pola pertanian yang bebas dari bahan-bahan kimia. Sedangkan pengertian pertanian organik dalam arti umum adalah kombinasi penggunaan produk organik dengan bahan kimia pada batas-batas tertentu.

3 kategori Pupuk Organik Padat  :

  • Berdasarkan kandungan susunannya maka pupuk organik adalah pupuk alam.
  • Secara pemberiannya tergolongkan dalam pupuk akar karena cara pemberian haranya melalui akar.
  • Kandungan yang didalamnya puppuk ini termasuk pupuk majemuk dan lengkap. Karena kandungannya lebih dari satuu unsur makro.

Pupuk organik tidaknya hanya berfungsi sebagai pemberi unsur hara. Pupuk Organik juga sebagai penambah bahan organik di dalam tanah.

Banyak bahan organik yang diberikan berdasrkan dari bahan dasar dan proses penguraiannya.  Pupuk organik jadi menguntungkan karena biasanya kandungan bahan organiknya dicantumkan dalam kemasannya.

Pupuk organik padat menjadi pupuk tertua karena sebelum abad ke-19 sudah dikenal oleh petani. Oleh sebab itu pupuk organik padat lebih dulu dipakai dari pada pupuk organik cair.

Banyak petani di Indonesia menggunakan pupuk organik padat organik sederhana. Di karenakan pupuk tersebut diperoleh dari sebagian besar kotoran hewan ternak sejenis mamalia.

Pupuk organik konvensioanl atau sederhana berasal dari pupuk kandang yang dipakai selama ini hanya melalui proses pengumpulan kotoran hewan ternak. Lalu ditumpuk sampai 1 – 3 bulan untuk proses pematangan.

Bahkan, ada juga proses pematangan yang dilakukan di dalam kandang dengan cara dibiarkan selama 1 – 2 bulan sebelum dipakai.

Jenis – Jenis Pupuk Organik Padat

1. Pupuk hijau

Berasal dari pelapukan tanaman, Bisa tanaman sisa panen maupun tanaman yang sengaja ditanam untuk diambil hijauannya. Biasanya yang digunakan untuk pupuk hijau di antaranya dari jenis kacang-kacangan dan tanaman paku air.

Jenis tanaman itu dipilih karena mempunyai kandungan hara, khususnya nitrogen yang tinggi dan cepat terurai dalam tanah. Pada saat tertentu, tanaman pagar akan dipotong untuk diambil hijauannya.

Hijauan dari tanaman kacang-kacangannya bisa langsung digunakan pada tanah sebagai pupuk. Sedangkan di lahan sawah para petani biasa menggunakan tanaman paku air untuk pupuk hijau.

Tanaman paku air adalah tanaman pakis air yang banyak tumbuh dengan sendirinya secara liar di sawah. Tumbuhan ini memiliki habitat di lahan yang banyak mengandung air.

Paku air bisa langsung digunakan sebagai pupuk dengan cara ditenggelamkan ke dalam tanah pada saat pengolahan lahan.

2. Pupuk kandang

Merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan ternak semacam unggas, sapi, kerbau, dan kambing. Pupuk kandang banyak yang memakainya sebagai pupuk dasar tanaman karena ketersediaannya yang melimpah dan proses pembuatannya mudah.

Pada pupuk ini tidak memerlukan proses pembuatan yang panjang seperti pupuk kompos. Kotoran hewan hanya perlu didiamkan sampai keadaannya kering dan matang sebelum digunakan ke lahan.

3. Pupuk kompos

Pupuk yang dihasilkan dari pelapukan bahan organik melalui proses biologis dan dibantu organisme pengurai. Organisme pengurai bisa seperti mikroorganisme ataupun makroorganisme. Mikroorganisme pengurai bisa berupa bakteri, jamur, atau kapang. Sedangkan, makroorganisme pengurai yang sangat populer ialah cacing tanah

Pada zaman sekarang teknologi pengomposan sudah berkembang pesat. Berbagai varian penguraian beserta metode pembuatannya mudah ditemukan.

Pupuk kompos yang dihasilkan banyak ragamnya, misalnya pupuk bokashi, vermikompos, pupuk organik cair, dan pupuk organik tablet.

4. Pupuk hayati organik

Pupuk hayati beranggotakan atas organisme hidup yang mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Tidak hanya meningkatkan kesuburan tanah tetapi juga menghasilkan nutrisi penting bagi tanaman.

Dalam Peraturan menurut Menteri Pertanian, pupuk hayati tidak tergolongkan sebagai pupuk organik, tetapi sebagai pembenah tanah. Akan tetapi, dalam penggunaannya di lapangan, seringkali orang menggagapp sebagai pupuk organik.

Pupuk hayati secara natural menyediakan nutrisi melalui proses bertahap dengan cara memfikasi unsur N dari atmosfer, melarutkan fosfor, dan mensintesis zat-zat lain yang dibutuhkan.

Jadi, dengan pupuk hayati putaran penyuburan tanah akan berlangsung terus-menerus dan berkelanjutan.

Peluang Usaha Pupuk Organik Padat

Selain manfaat pupuk organik padat ini menjalankan usahanya juga akan menguntungkan bagi wiraswasta yang menjalankannya. Karena usaha pupuk kompos ini akan meningkat seiring berjalannya waktu.

Banyak masyarakat penduduk perdesaan yang menjalankan usah ini. Potensi keuntungannya pun juga besar. Coba saja anda bayangkan jika di sebuah perdesaan yang mayoritasnya petani maka,para petani pastikan menjadikan kita sebagai langganan.

Jika permintaan pupuk kompos tinggi maka kita bisa menjual harga Rp 10.000/kg. Jika para petani membelinya dalam jumlah 1 ton maka kita bisa menurunkan harga jualnya menjadi Rp 5,000.

Contoh kalau petani membeli sebanyak 1 ton kita bisa meraup keuntungan sebanyak Rp 5000.000,00 lumayan bukan. Kalau kita menjualnya tetap pada hitungan Rp 10.000 takutnya kita akan kalah saingan.

Jadi dalam berjualan ini kita bermain aman saja. Lumayan kan itung itung pekerjaan kita cuma menunggu kotoran itu kering kalau bagi peternak. Berikut cara cara membuat pupuk oraganik padat dari kotoran,bagi anda yang memiliki peternakan.

Cara Pembuatan Pupuk Organik Padat Dari Kotoran

Bahan

  • Kotoran sapi minimal 80 – 83% dan lebih bagus apabila bercampur dengan urin
  • Serbuk gergaji atau sekam bisa juga jerami padi
  • Abu dapur 10%
  • Bahan pemacu seperti EM4 0,25%
  • Kapur pertanian cukup 2%

Proses Pembuatan Pupuk Organik Padat Dari Kotoran Hewan :

  1. Campur seluruh bahan yang diperlukan untuk pembuatan pupuk organik padat dengan merata.
  2. kemudian tumpuk di tempat yang terlindungi dari sinar matahari dan hujan secara langsung.
  3. Lebih baik apabila ditumpuk di tempat pembuatan pupuk organik padat yang khusus. Biarkan selama kurang lebih 1 hari.
  4. Besoknya sisir tumpukan bahan.
  5. Setelah disisir taburi menggunakan cairan EM4, aduk sampai rata.
  6. Kalau sudah ditaburi cairan EM4 tumpuk lagi dengan ketinggian minimal 80 cm.
  7. Biarkan tumpukan terbuka selama seminggu. Tetapi harus tetap dijaga agar terhindar dari panas dan hujan.
  8. Pada hari ke 7, balik tumpukan agar memasok oksigen bisa masuk kedalam bahan dengan merata. Oksigen dibutuhkan untuk aktivitas mikroba. (Pambalikan bahan dilakukan setiap 7 hari sekali)!
  9. Aktivitas mikroba bisa diilihat dengan adanya peningkatan suhu.
  10. Campuran kotoran sapi itu sudah menjadi pupuk kompos apabila suhu telah netral dan warnanya hitam kecoklatan.

NB : Biasanya peningkatan suhu terjadi mendekati hari ke 8 sampai hari ke 21. Pada hari ke 28 suhu akan menurun kembali. Kenaikan suhu yang terjadi bisa sampai 300 celcius. Suhu yang tinggi ini akan membuat pupuk kompos menjadi lebih steril dari bibit gulma dan bakteri patogen.

Tapi bagi anda yang bukan peternak kita juga bisa loh lakkukan cara cara seperti berikut.

Cara Pembuatan Pupuk Organik Padat Dari Tumbuhan

1. Mengumpulkan

Kumpulkan sampah yang disekitar kalian mualai dari dedaunan,Buah yang sudah membusuk dan lain sebagainya. Kalau sampah organik yang kalian kumpulkan besar potong menjadi kecil.

2. Memasukkan sampah ke dalam kantong

Masukkan sampah yang sudah kalian kumpulkan dan potong ke dalam kantong yang besar 10 cm dari dasar kantong. Siram cairan EM4 kedalamnya secara rata. Lakukan tahap tersebut sampai kantong penuh,bataskan per 10 cm beri cairan EM4.

3. Lakukan Proses Inkubasi

Proses ini dilakukan selama kurang lebih 3 hingga 6 minggu. Dengan cara merapatkan kantong dan diikat pakai tali lebih recomended tali rafia ya! Proses ini sampai pupuk organik padat kompos kalian benar benar matang ya.

 4. Proses Panen Pupuk Organik Padat/Kompos

Jika sudah matang kalian bisa menjualnya. Sebelum itu kalian harus mengeringkannya agar kualitasnya tinggi dan tidak berbau. Kalau sudah pupuk kompos kalian bisa di jual dengan layak

Analisa Dan Prediksi

(Ini Hanya Ilustrasi ya)

Modal Yang Dibutuhkan Membuat Pupuk Organik Padat Dari Kotoran

Keperluan          :                                                                     Harga          :
  •     Kantong Plastik                                                                       Rp 100.000
  •     Cairan EM4                                                                               Rp 200.000
  •     Kotoran                                                                                            –

Bisa kita mendapatkan total pengeluaran ialah  Rp 300.000

Pendapatan                     Harga Per Kg                 Jumlah                   Total

Penjualan pupuk kompos       Rp 10.000/kg             100 kg x Rp 10.000    Rp  1.000.000                                                                       Rp 5.000/kg               1000 kg x Rp 5.000    Rp   5.000.000

Total Pendapatan

Keungan bersih = Pendapatan – Modal

= Rp 1000.000 – Rp 300.000

= Rp 700.000

Atau versi Rp 5.000 pembelian 1 ton

Keungan bersih = Pendapatan – Modal

= Rp 5000.000 – Rp 300.000

= Rp 4.700.000

Modal Yang Dibutuhkan Membuat Pupuk Organik Padat Dari Tumbuhan

Keperluan          :                                                                     Harga          :
  •     Kantong Plastik                                                                       Rp 100.000
  •     Cairan EM4                                                                               Rp 200.000
  •     Tali Plastik                                                                                Rp 100.000
  •     Sampah                                                                                            –

Bisa kita mendapatkan total pengeluaran ialah  Rp 400.000

Pendapatan                     Harga Per Kg                 Jumlah                   Total

Penjualan pupuk kompos       Rp 10.000/kg             100 kg x Rp 10.000    Rp  1.000.000                                                       Rp 5.000/kg               1000 kg x Rp 5.000    Rp   5.000.000

Total Pendapatan

Keungan bersih = Pendapatan – Modal

= Rp 1000.000 – Rp 400.000

= Rp 600.000

Atau versi Rp 5.000 pembelian 1 ton

Keungan bersih = Pendapatan – Modal

= Rp 5000.000 – Rp 400.000

= Rp 4.600.000

Lumayan bukan itung itung bisa dijadikan sambilan atau diniatkan agar kita menjadi toke atau bandar besar dalam bisnis ini. Kalau keuntungan lebih kelihatan besar peternak dari pada yang mencari tumbuhan.

Kita juga harus memiliki sebuah brankas untuk digunakan sebagai tempat untuk menyimpan hasil dari usaha yang telah kita jalani supaya lebih aman dan terhindar dari pencurian.

Namun, peternakan kalau dihitung lebih besar pengeluaran ketika melakukan perawatan pada hewan ternak biaya yang dikeluarkan lebih besar. Pada artikel pupuk organik padat saya tidak membahas hal itu ya guys.

Kalau ingin mengetahuinya anda bisa searching di google.

Kekurangaan Dan Kelebihan Pupuk Organik Padat

Oke guys seperti kata pepatah “Dimana ada kelebihan di situ ada kekurungan,begitu pula sebaliknya dimana ada kekurangan di situ ada kelebihan.” Berikut peenjelasan dari kelebihan dan kekurangan pupuk organik padat.

Kelebihan Pupuk Organik Padat

  • Pupuk organik memiliki unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Hal ini tidak dimiliki oleh pupuk buatan (anorganik).
  • Pupuk ini mempunyai asam – asam organik yang tidak terdapat dalam pupuk buatan yang sangat berfungsi baik bagi tanaman maupun lingkungan dan mikroorganisme.
  • Mengandung makro dan mikro organisme tanah yang memiliki pengaruh yang sangat baik terhadap perbaikan sifat fisik tanah dan sifat biologis tanah.
  • Memperbaiki dan menjaga struktur tanah.
  • Menjadi penyangga pH tanah.
  • Sebagai penyangga unsur hara anorganik yang diberikan.
  • Membantu mengatur kelembaban tanah
  • Aman ketika digunakan dalam jumlah besar dan berlebih sekalipun
  • Tidak mencemari lingkungan.

Kekurangan Pupuk Organik

  • Unsur haranya dalam sekala yang kecil, membuat jumlah pupuk yang diberikan harus relatif banyak jika dibandingkan dengan pupuk anorganik.
  • Karena jumlahnya banyak, membuat tambahan biaya operasional untuk pengangkutan dan implementasinya.
  • Menjadi beban biaya bagi petani.
  • JIka dilahan yang miskin itu sangat disayngkan karena petani harus memenuhi tambahan biaya
  • Sementara itu reaksi atau respon tanaman terhadap pemberian pupuk organik tidak sebagus pemberian pupuk buatan.

Cara Mengetahui Waktu Memupuk Tanaman

Tadi kita sudah belajar tentang pupuk organik padat. Kita mengawalinya dari pengertian,macam-macamya,hingga proses pembuatannya. Berikut Waktu mengetahuinya :

  • Pupuklah Waktu Pertama Kali Menanam.

Ketika Anda akan menanam tanaman di kebun atau pekarangan, memupuk akan memberi tanaman sebuah permulaan yang produktif

Perlu ditegaskan bahwa nitrogen membantu batang dan daun agar tumbuh kuat. Fosfor melancarkan perkembangan sistem akar yang sehat, Sekaligus kalium memberikan bunga dengan kondisi sehat dan indah pada tanaman.

Setiap jenis tanaman mempunyai kebutuhan yang berbeda. Jadi ketika Anda tidak  yakin jenis pupuk untuk tanaman Anda, Cobalah untuk melakukan penelitian bisa juga bertanyalah pada pakar yang bekerja di kebun bibit setempat.

  • Lakukan Pemupukan Tanaman Setiap Beberapa Bulan Sekali.

Upayakan agar tidak menunggu hingga muncul masalah sebelum Anda memupuk tanaman tersebut. Gunakan catatan unutuk mencatat kapan terakhir kali tanaman Anda dipupuk.

Susun perencanaan pemupukan kembali setiap beberapa bulan selama masa pertumbuhan. Lakukan dengan rutin agar hasil panennya nati menjadi maksimal. Hasil panen yang maksimal agar membuahkan hasil pencairan dana yang maksimmal.

  • Pupuklah Tanaman Anda Ketika Terlihat Dalam Kondisi Yang Kurang Baik.

Jika pada tanaman Anda mengeluarkan ciri ciri seperti ruam atau bintik-bintik berwarna kuning atau cokelat, daun-daunnya lemas, atau masalah-masalah lain.

Bisa dikatakan kemungkinan besar tanaman tersebut kurang diberi makan (pupuk). Anda menyemprotan pupuk yang diharapkan membantu memulihkan tanaman yang sakit dengan segera.

Saya beri sedikit masukkan. Seperti memberikan ulat atau cacing kedalam tanah pada ladang atau kebun anda akan membuat pengomposan pada pupuk dilahan tersebut akan menjadi cepat.

Oke guys seperti kata pepatah “Dimana ada pertemuan di situ ada perpisahan”. Tadi itu merupakan hal yang saya ketahui tentang pupuk organik padat. Kalian bisa mengambil kesimpulan ya dari artikel saya kali ini tentang pupuk organik padat.

Pupuk

Sekian dari saya untuk artikel pada kali ini mungkin akan bermanfaat pada anda. Mungkin sekarang atau besok bagi kalian pembaca mudah mudahan kalian mendapatkan pengetahuan,wawasan,dan ilmu.

Kalian bisa mempraktekkan yang ada pada artikel saya kali ini secara langsung ya guys. Lebih baik kalian melakukan praktek karena ilmu ini tidak cukup dibaca melainkan di pratekkan. Semoga Berhasil ya.